Title : Hubungan Kebiasaan Makan dan Kadar Glukosa dan Hemoglobin Darah Serta Pengaruhnya Terhadap Aktivitas Anak Jalanan di Kota Medan
Authors : Ginta Siahaan
Issue Date : 29 Desember 2017
Abstract :

Anak jalanan adalah anak-anak yang tersisih, marginal, dan tereliminasi dari perlakuan kasih sayang dan kebanyakan dalam usia yang relatif dini sudah harus berhadapan dengan lingkungan kota yang keras, bahkan sangat tidak bersahabat. Jumlah anak jalanan di kota Medan menurut informasi berbagai LSM, mencapai 4.200 orang yang terdata dan diperkirakan bisa menjadi 2 kali lipat dari data yang sebenarnya. Adapun tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan makan dengan kadar glukosa dan Hb darah serta pengaruhnya terhadap aktivitas anak jalanan di Kota Medan Tahun 2012.

Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah populasi anak jalanan sebanyak +300 orang, untuk pengambilan sampel dilakukan dengan cata purvosive sampling dimana berdasarkan kriteria inklusi yang ditentukan oleh peneliti ditemukan sampel sebanyak 72 orang. Subjek diwawancarai dengan alat bantu kuesioner tentang kebiasaan makanan anak jalanan serta aktifitasnya. Sedangkan untuk mengetahui KGD dan Hb darah anak jalanan dilakukan pengambilan darah, kemudian dilakukan analisis data menggunakan uji chi-square.

Dari 72 orang anak jalanan yang dijadikan sampel, ditemukan kebiasaan makan 66,4% anak jalanan dikategorikan kurang dan buruk Gula darah 72% anak jalanan dalam keadaan kadar rendah dan sangat rendah. Hemoglobin dari 79,2% anak jalanan rendah dan sangat rendah. Aktifitas anak jalanan hanya 29% yang berkategori berat dan 36% dalam kategori sedang. Tidak ada hubungan yang bermakna antara kebiasaan makan dengan kadar hemoglobin (p=0,096). Kebiasaan makan anak yang semakin baik diikuti dengan kadar gula darah dan sebaliknya anak dengan kebiasaan makan kurang lebih banyak memiliki kadar gula darah sangat rendah (signifikan, p=0,001). Anak dengan kadar Hb normal lebih banyak memiliki aktifitas fisik yang berat dan kadar Hb sangat rendah lebih cenderung dengan aktifitas fisik yang ringan (bermakna secara statistik, p=0,002). Tidak ada hubungan kadar gula darah dengan aktifitas fisik anak jalanan (p=0.799). Peneliti menyarankan perlu penelitian lanjutan tentang dampak negatif konsumsi non makanan (alkohol, NAPZA) terhadap kualitas kehidupan anak jalanan sehingga dampak buruk yang mungkin akan ditimbulkannya di masa yang datang dapat dicegah sedini mungkin.

Keyword(s) : Anak Jalanan, Kebiasaan Makan, Aktifitas, KGD dan Hb
Url Publikasi : http://repository.poltekkes-medan.ac.id/files/1701173dda0328/465660876/
Category : Proceeding
Subject : Kesehatan
Author's Institution : Poltekkes Medan
Journal : Simposium Penelitian Terkini Pangan dan Gizi Bidang Gizi Masyarakat dan Kebijakan Pangan
Publisher : Pergizi Pangan Indonesia
Peer Review : hubungan kebiasaan makan.o.pdf
Url Repository : http://repository.poltekkes-medan.ac.id/files/1701173dda0328/465660876/
Jurnal : Isi.pdf
Cover : kebiasan makan dgn kadar_0001.pdf
Abstrak : kebiasan makan dgn kadar_0004.pdf
Daftar Isi :
Bab I dan II :
Bab III dan IV :
Bab V :
Daftar Pustaka :
Lampiran :
Isi :
Manuscript : man_kebiasaan makan.o.pdf