AMBARITA, SEPTHA FAREL MANOSOR (2019) GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN KELUARGA PASIEN ODGJ DI KABUPATEN TAPANULI UTARA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
163 KTI SEPTHA FAREL MANOSOR AMBARITA FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (315kB)
163 KTI SEPTHA FAREL MANOSOR AMBARITA FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (182kB)
163 KTI SEPTHA FAREL MANOSOR AMBARITA FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (274kB)
163 KTI SEPTHA FAREL MANOSOR AMBARITA FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (211kB)
163 KTI SEPTHA FAREL MANOSOR AMBARITA FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (274kB)
163 KTI SEPTHA FAREL MANOSOR AMBARITA FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (157kB)
163 KTI SEPTHA FAREL MANOSOR AMBARITA FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (709kB)
Abstract
Pengetahuan, sikap dan tindakan keluarga mengenai gangguan jiwa dan keterbelakangan mental sangat minim sehingga menyebabkan penderita kerap kali mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari keluarga penderita tersebut. Perlakuan yang dimaksud seperti diskriminasi, terisolasi, dikucilkan bahkan hingga dipasung padahal penderita adalah warga negara Indonesia yang berhak mendapatkan hak-hak mereka sebagai warga negara Indonesia dan sebagai seorang manusia yang dapat mengembangkan diri dan mengasah potensi yang dimilikinya. Jenis penelitian ini memakai metode deskriptif. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan memberikan kuesioner kepada responden. Teknik penelitian non ekperimental dengan sampel insidental. Populasi pada penelitian ini adalah keluarga pasien ODGJ sebanyak 100 responden. Hasil dari penelitian menunjukkan identitas responden perempuan (68%), laki-laki (32%). Pada kategori umur terdapat umur 36-49 tahun (50%), 50-59 tahun (34%), dan > 60 tahun (3%). Berdasarkan pendidikannya SD (4%), SMP (21%), SMA (43%) dan Akademik/ Sarjana (18%). Pada kategori pekerjaan terdapat tidak bekerja/ibu rumah tangga (2%), Petani (61%), Pegawai swasta/wiraswasta (26%), dan PNS (11%). Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh gambaran pengetahuan kurang baik (42,4%), gambaran sikap cukup baik (74,27%) dan gambaran tindakan baik (82,8%).
Kata kunci : ODGJ, Gangguan Jiwa, Keterbelakangan Mental, Tapanuli Utara
Daftar Bacaan : 14 (1994-2017)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 27 Mar 2026 04:29 |
| Last Modified: | 27 Mar 2026 04:29 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5618 |
