SARTUTI, SARTUTI (2019) PERSENTASE PERESEPAN PEMAKAIAN OBAT GENERIK DAN NAMA DAGANG UNTUK ANESTESI UMUM DAN SPINALDI INSTALASI BEDAH PUSAT RSUD Dr. PIRNGADI MEDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
162 KTI SARTUTI FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (489kB)
162 KTI SARTUTI FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (243kB)
162 KTI SARTUTI FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (413kB)
162 KTI SARTUTI FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (335kB)
162 KTI SARTUTI FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (231kB)
162 KTI SARTUTI FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (207kB)
162 KTI SARTUTI FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (4MB)
Abstract
Anestesi secara garis besar dibagi menjadi anestesi umum dan anestesi spinal. Anestesi lokal berfungsi untuk menghentikan rasa sakit sementara pada bagian tubuh tertentu, selama pembiusan pasien tetap sadar dan umumnya melalui suntikan di area yang dioperasi misalnya pada jari, seluruh tangan atau satu rahang pada pencabutan gigi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran peresepan obat generik dibandingkan dengan obat nama dagang sebagai obat anestesi umum dan spinal di Instalasi Bedah Pusat Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan. Metode penelitian ini adalah survei deskriptif. Penelitian ini menggunakan semua sampel resep obat anestesi umum dan anestesi spinal pada periode April – Juni 2019 di Instalasi Bedah Pusat Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian obat nama dagang (roculax) pada anestesi umum paling banyak digunakan daripada obat generik (Atracurium). Dengan perbandingan jumlah resep 802 pada jenis obat generik (Atracurium) dan 983 resep pada obat nama dagang (Roculax). Persentase peresepan obat anestesi umum yang paling banyak digunakan yaitu obat dengan nama dagang (Roculax) sebesar 55,07% sedangkan obat generik (Atracurium) sebesar 44,93%. Demikian juga pada anestesi spinal, paling banyak diresepkan adalah obat dengan golongan nama dagang (Marcain). Dimana perbandingan jumlahnya adalah 22 pada golongan obat generik (bupivacain) dan 118 pada obat nama dagang (marcain). Persentase peresepan obat anestesi spinal yang paling bnyak digunakan yaitu obat nama dagang (Marcain) yaitu sebesar 84,29% sedangkan obat generik (Bupivacain) sebesar 15,71% .
Kata kunci: Anestesi Umum, Anestesi Tulang Belakang
Referensi: 10 (1989-2013)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 31 Mar 2026 12:10 |
| Last Modified: | 31 Mar 2026 12:10 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5650 |
