Penerapan Fisioterapi Dada Pada Pasien Anak Bronkopneumonia Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Di Ruang Anyelir UPTD RSUD dr.M.Thomsen Nias

Lenvider Yarman, Zebua (2025) Penerapan Fisioterapi Dada Pada Pasien Anak Bronkopneumonia Dengan Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif Di Ruang Anyelir UPTD RSUD dr.M.Thomsen Nias. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
cover.pdf - Published Version

Download (604kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
bab 1.pdf - Published Version

Download (174kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
bab 2.pdf - Published Version

Download (245kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (235kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (127kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka, dll] Text (Daftar Pustaka, dll)
dapus.pdf

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK

PENERAPAN FISIOTERAPI DADA PADA PASIEN ANAK BRONKOPNEUMONIA DENGAN MASALAH BERSIHAN JALAN NAFAS TIDAK EFEKTIF DI RUANG ANYELIR
UPTD RSUD dr.M.THOMSEN NIAS

Lenvider Yarman Zebua, Cipta Citra Karyani Gulo, Hadirat Candra Laoli (Politeknik kesehatan kemenkes medan)
Email : lenviderz@gmail.com
Latar belakang : Bronkopneumonia adalah peradangan pada parenkim paru yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, ataupun benda asing yang ditandai dengan gejala panas tinggi, gelisah, dispnea, nafas cepat dan dangkal, serta batuk kering dan biasa menyerang anak-anak. Bronkopneuma bermula dari adanya peradangan paru yang terjadi pada jaringan paru atau alveoli yang biasanya didahului oleh infeksi traktus respiratorius bagian atas selama beberapa hari. Peradangan yang terjadi pada penyakit bronkopneumonia mengakibatkan produksi sekret meningkat dimana terjadi penumpukan lendir atau dahak di saluran pernapasan sehingga muncul masalah yang salah satunya adalah bersihan jalan nafas tidak efektif. Fisioterapi dada merupakan terapi non farmakologis untuk mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektiF. Tujuan penelitian: Menggambarkan penerapan fisioterapi dada Pada Pasien Anak Bronkupneumonia dengan masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif di Ruang Anyelir UPTD RSUD dr.M.Thomsen Nias.
Metode studi kasus : Karya tulis ini menggunakan studi kasus deskriptif. Subjek studi kasus adalah pasien anak Bronkopneumonia dengan gangguan bersihan jalan nafas tidak efektif yang rawat di RSUD dr.M.Thomsen.Nias sejumlah 2 orang. Intrumen yang digunkan yaitu format pengkajian dan standar prosedur operasional,pengukuran pernapasan, lembar persetujuan, dan rekam medic anak.
Hasil : Hasil dan studi kasus ditemukan bahwa setelah tiga hari dilakukan penerapan Fisio terapi dada pada An.M dan An.A ditemukan hasil bahwa Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif dapat teratasi.
Kesimpulan dan saran : penerapan fisioterapi dada dapat mengatasi bersihan jalan nafas tidak efektif pada anak bronkopneumonia. Disarankan kepada klien dan tenaga kesehatan dapat menggunakan Fisioterapi dada sebagai salah satu intervensi untuk mengatasi Bersihan jalan nafas tidak efektif pada bronkopneumonia.
Kata kunci :Fisioterapi dada, Bersihan jalan nafas tidak
efektif, Bronkopneumonia.
Daftar Bacaan : 22 (2016-2024)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Nias > KTI Mahasiswa D3 Keperawatan Nias
Depositing User: Riati Nazara S.Kep
Date Deposited: 01 Apr 2026 03:15
Last Modified: 01 Apr 2026 03:15
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5655

Actions (login required)

View Item
View Item