LIA TIKA, PURBA (2019) UJI EFEK SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN SAMBUNG NYAWA (GYNURA PROCUMBENS (LOUR) MERR.) PADA PENYEMBUHAN LUKA SAYAT TERHADAP KELINCI (ORYCTOLAGUS CUNICULUS). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
072 KTI LIA TIKA PURBA FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (364kB)
072 KTI LIA TIKA PURBA FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (77kB)
072 KTI LIA TIKA PURBA FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (308kB)
072 KTI LIA TIKA PURBA FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (207kB)
072 KTI LIA TIKA PURBA FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (85kB)
072 KTI LIA TIKA PURBA FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (65kB)
072 KTI LIA TIKA PURBA FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Obat tradisional digunakan masyarakat untuk mengobati penyakit yang terdapat di dalam maupun diluar tubuh manusia, salah satunya untuk mengobati luka. Daun sambung nyawa (Gynura procumbens (Lour.) Merr.) dimanfaatkan sebagai penyembuh luka. Daun ini mengandung Flavonoid, Tanin, Saponin, dan Steroid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah sediaan krim ekstrak etanol daun sambung nyawa mempunyai efek yang hampir sama sebagai penyembuhan luka sayat jika dibandingkan dengan salep betadine. Pada penelitian ini digunakan metode eksperimental dengan menggunakan 15 kelinci yang dicukur bulunya. Kelinci dilukai dengan pisau bedah sepanjang 1,5 cm dengan kedalaman 1,5 mm. Kelinci mendapat perlakuan yang berbeda yaitu Ekstrak Etanol Daun Sambung Nyawa (EEDSN) dengan konsentrasi 5%, 10% dan 20%, salep betadine dan adeps lanae.
Hasil penelitian menunjukan salep betadine sembuh pada hari ke 4 (96 jam), krim EEDSN 20% pada hari ke 5 (120 jam), krim EESDN 10% pada hari ke 6 hari (144 jam), krim EEDSN 5% pada hari ke 8 hari ( 192 jam) dan pengolesan adeps lanae pada hari ke 9 hari (216 jam). Dapat disimpulkan bahwa krim ekstrak etanol daun Sambung Nyawa 20% mempunyai kemampuan yang hampir sama dengan salep betadine dalam penyembuhan luka.
Kata Kunci : ekstrak etanol daun Sambung Nyawa, luka, krim, kelinci.
Refrensi : 14 (1979-2016)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 15 Apr 2026 16:26 |
| Last Modified: | 15 Apr 2026 16:26 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5844 |
