NOVERTINA, PANGARIBUAN (2017) GAMBARAN PENJUALAN OBAT HIPERTENSI GOLONGAN ANTAGONIS KALSIUM GENERIK DENGAN NAMA PATENNYA DI APOTEK BUMI SEHAT, APOTEK MITHA FARMA, DAN APOTEK YASMIN MEDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
020 KTI NOVERTINA PANGARIBUAN FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (157kB)
020 KTI NOVERTINA PANGARIBUAN FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (5MB)
020 KTI NOVERTINA PANGARIBUAN FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (257kB)
020 KTI NOVERTINA PANGARIBUAN FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (318kB)
020 KTI NOVERTINA PANGARIBUAN FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (477kB)
020 KTI NOVERTINA PANGARIBUAN FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (99kB)
020 KTI NOVERTINA PANGARIBUAN FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Mengingat semakin tingginya harga obat dipasaran maka untuk membantu masyarakat memperoleh obat yang bermutu dan terjangkau, pemerintah mengeluarkan PerMenKes RI No.HK.02.02/MenKes/068/I/ 2010 tentang kewajiban menggunakan obat generik di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Pemerintah. Dalam survey ini penggunaan obat yang diambil adalah tentang obat hipertensig olongan antagonis kalsium.Hipertensi adalah kondisi dimana terjadinya penyumbatan pada system peredaran darah sehinggga tekanan darah naik di atas nilai normal 120/80 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penjualan obat hipertensi golongan antagonis kalsium di apotek Bumi sehat, apotek Mitha farma dan apotek Yasmin. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua data penggunaan obat hipertensi yang di apotek BumiSehat, Mitha Farma, dan Yasmin Medan Obat generik adalah obat yang sesuai zat berkhasiat yang dikandungnya. Obat Paten adalah obat terdaftar atas nama milik produsen yang memproduksinya sudah dipatenkan dan dipromosikan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa gambaran penjualan obat hipertensi golongan antagonis kalsium generik dengan jumlah Nifedipin 56,52%, Amlodipin 58,82%, Diltiazem 51,25%. Sedangkan nama patennya Nifedipin 43,45%, Amlodipin 42,79, Diltiazem 42,36%. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa gambaran penjualan obat hipertensi golongan antagonis kalsium generik lebih besar dibandingkan nama patennya, Adapun PerMenKes RI No.HK02.02/Menkes/068/I/2010 tentang kewajiban menggunakan obat generik belum terlaksana sepenuhnya. Kata kunci: Hipertensi, Antagonis Kalsium, ObatGenerik, Obat Paten Daftarbacaan: 20 (1979-2017)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 08:19 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 08:19 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6274 |
