RAHMAT S, HUTABARAT (2017) UJI EFEK PERASAN AIR KULIT BUAH SEMANGKA (Citrullus lannatus Tunb) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS YANG DIINDUKSI GLUKOSA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
023 KTI RAHMAT S. HUTABARAT FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (5MB)
023 KTI RAHMAT S. HUTABARAT FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (180kB)
023 KTI RAHMAT S. HUTABARAT FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (195kB)
023 KTI RAHMAT S. HUTABARAT FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (284kB)
023 KTI RAHMAT S. HUTABARAT FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (303kB)
023 KTI RAHMAT S. HUTABARAT FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (95kB)
023 KTI RAHMAT S. HUTABARAT FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (771kB)
Abstract
Diabetes Melitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan kelainan metabolik akibat dari kurangnya produksi insulin oleh pankreas, kurangnya respon tubuh terhadap insulin dan akibat adanya pengaruh hormon lain yang menghambat kerja insulin. Diabetes Melitus dapat diobati dengan obat kimia dan obat tradisional. Salah tanaman obat tradisional yang dapat digunakan adalah kulit buah semangka dalam bentuk perasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penurunan kadar glukosa darah pada tikus dengan pemberian perasan air kulit buah semangka dengan konsentrasi Dosis I (0,5 ml/200 g BB Tikus), Dosis II (1 ml/200 g BB Tikus), Dosis III (1,5 ml/200 g BB Tikus). Metode dalam penelitian ini adalah metode eksperimental, dimana hewan uji yang digunakan adalah tikus putih sebanyak 18 ekor, dibagi menjadi 6 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 3 ekor tikus. Kelompok 1 diberikan aquadest, kelompok 2 diberikan suspensi CMC 0,5%, Kelompok 3 diberikan suspensi glibenklamide, kelompok 4, 5 dan 6 diberikan perasan air kulit buah semangka dosis I (0,5 ml/200 g BB Tikus), Dosis II (1 ml/200 g BB Tikus), Dosis III (1,5 ml/200 g BB Tikus). Semua kelompok tikus di cek kadar glukosa darah awal dan puasa dan setiap 15 menit selama 2 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perasan air kulit buah semangka memiliki efek antidiabetes. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perasan air kulit buah semangka Dosis I (0,5 ml/200 g BB Tikus), Dosis II (1 ml/200 g BB Tikus), Dosis III (1,5 ml/200 g BB Tikus) mampu menurunkan kadar glukosa darah tikus. Dosis yang mempunyai efek penurunan kadar glukosa darah pada tikus yang mempunyai pola efek penurunan kadar glukosa darah yang sama dengan glibenklamide adalah dosis III (1,5 ml/200 g BB Tikus). Kata Kunci : Diabetes Melitus, Glibenklamide, Kulit Buah Semangka. Daftar Bacaan : 16 (2011 – 2017)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 08:39 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 08:39 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6275 |
