DAYA TERIMA COOKIES DARI TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG DAUN BANGUN BANGUN (Coleus amboinicus)

SINAGA, DINI DWIASTI (2025) DAYA TERIMA COOKIES DARI TEPUNG KACANG MERAH (Phaseolus vulgaris L) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG DAUN BANGUN BANGUN (Coleus amboinicus). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (400kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (151kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (205kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (189kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (689kB)

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya
pada remaja putri yang mengalami peningkatan kebutuhan zat besi selama
masa pertumbuhan. Pemanfaatan pangan lokal seperti kacang merah
(Phaseolus vulgaris L) dan daun bangun-bangun (Coleus amboinicus)
sebagai sumber zat besi nabati dapat menjadi alternatif dalam pencegahan
anemia. Cookies merupakan camilan yang digemari berbagai kalangan
dan berpotensi dikembangkan menjadi pangan fungsional melalui
penambahan bahan kaya zat gizi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima cookies dari

tepung kacang merah dengan variasi penambahan tepung daun bangun-
bangun terhadap warna, tekstur, aroma, dan rasa.

Penelitian dilaksanakan pada Mei 2025 di Laboratorium Teknologi
Pangan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Medan. Jenis penelitian ini
adalah eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL)
menggunakan tiga perlakuan dan dua kali ulangan. Panelis yang
digunakan adalah 50 remaja putri sebagai panelis konsumen tidak terlatih.
Data dikumpulkan melalui uji organoleptik menggunakan skala hedonik dan
dianalisis dengan uji Kruskal Wallis pada tingkat signifikansi 5%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa cookies dengan penambahan 4
gram tepung daun bangun-bangun (perlakuan B) memperoleh nilai tertinggi
secara signifikan dari seluruh parameter organoleptik, yaitu warna (4,48),
tekstur (4,3), aroma (4,3), dan rasa (4,44). Perlakuan ini juga mengandung
1,1 mg zat besi per porsi (30 gram), menyumbang 6,7% kebutuhan zat besi
harian remaja putri.
Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan daya terima cookies antar
perlakuan, dan cookies dengan kombinasi 24 gram tepung kacang merah
dan 4 gram tepung daun bangun-bangun merupakan formulasi terbaik
berdasarkan kesukaan panelis dan kandungan zat besinya. Produk ini
berpotensi sebagai camilan fungsional dalam mendukung upaya
pencegahan anemia pada remaja putri.

Kata Kunci: Cookies, Kacang Merah, Daun Bangun-Bangun, Anemia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 17 Jul 2026 04:53
Last Modified: 17 Jul 2026 04:53
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6295

Actions (login required)

View Item
View Item