“DAYA TERIMA PUDING JAGUNG (Zea Mays Saccharate) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucurbita Moscata) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN”

BANJARNAHOR, KRISDIAN NUARITA (2025) “DAYA TERIMA PUDING JAGUNG (Zea Mays Saccharate) DENGAN VARIASI PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucurbita Moscata) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN”. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (341kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (95kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (162kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (113kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (42kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (685kB)

Abstract

Puding merupakan salah satu makanan selingan yang digemari
masyarakat, namun belum tentu memberikan nilai gizi optimal. Jagung
manis (Zea mays saccharata) dan labu kuning (Cucurbita moschata)
merupakan bahan pangan lokal yang kaya akan karbohidrat, serat, vitamin,
dan antioksidan, sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi
makanan selingan bergizi. Pemanfaatan jagung dan labu kuning sebagai
bahan dasar puding tidak hanya membantu menambah jenis makanan dari
pangan lokal, tetapi juga memberikan alternatif makanan selingan yang
lebih sehat dan bernilai gizi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Daya Terima Puding
Jagung (Zea Mays Saccharate) Dengan Variasi Penambahan Labu Kuning
(Cucurbita Moschata) Sebagai Makanan Selingan
Jenis penelitian yang dilakukan bersifat eksperimental, dengan
rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Lengkap
(RAL), dengan 3 (tiga) perlakuan dan 2 (dua) kali pengulangan. Jenis
perlakuan pada penelitian ini adalah penggunaan jagung 50 gr + labu
kuning 10 gr (perlakuan A), Penggunaan jagung 50 gr + labu kuning 20 gr
(perlakuan B), Penggunaan jagung 50 gr + labu kuning 30 gr (Perlakuan C).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya terima konsumen
terhadap puding jagung dengan variasi penambahan labu kuning yang
paling banyak di sukai dari segi warna,aroma,tekstur,rasa adalah perlakuan
B dengan penggunaan jagung 50 gr + labu kuning 20 gr.
Kata kunci : Daya terima, Puding, Jagung, Labu kuning

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 21 Jul 2026 09:42
Last Modified: 21 Jul 2026 09:42
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6326

Actions (login required)

View Item
View Item