SARAGIH, GINA ANGGITA JASARVAN (2025) GAMBARAN KETEPATAN PEMBERIAN MP-ASI PADA ANAK 6-24 BULAN DESA MEKAR SARI DELITUA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (415kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (51kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (146kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (73kB)
BAB IV .pdf - Published Version
Download (604kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (11kB)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (906kB)
Abstract
Masa usia anak 6–24 bulan merupakan periode penting dalam
tumbuh kembang anak, di mana pemberian Makanan Pendamping Air
Susu Ibu (MP-ASI) yang tepat sangat berperan dalam mencukupi
kebutuhan gizi anak. Ketepatan pemberian MP-ASI dinilai dari waktu
pemberian, frekuensi, porsi, tekstur, dan jenis makanan yang diberikan.
Ketidaktepatan dalam aspek-aspek tersebut dapat menyebabkan
gangguan tumbuh kembang dan risiko gizi kurang pada anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketepatan
pemberian MP-ASI pada anak usia 6–24 bulan di Desa Mekar Sari.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian
deskriptif kuantitatif dan potong lintang (Cross Sectional) dengan cara
wawancara langsung mendalam dan observasi yang aktif. Jumlah sampel
sebanyak 73 ibu yang memiliki anak usia 6–24 bulan, dipilih dengan teknik
sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mencakup
lima indikator ketepatan pemberian MP-ASI, yaitu usia waktu pemberian,
frekuensi makan, jumlah/porsi, tekstur, dan jenis makanan. Analisis data
dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi
dan persentase.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu telah
memberikan MP-ASI anak pada usia yang tepat, yaitu 60 dari 73 baduta
(82,2%), frekuensi pemberian makanan juga tergolong tepat pada 67 anak
(92%)., dan seluruh responden ada (100%) memberikan porsi makanan
yang sesuai dengan usia anak. Dalam hal tekstur makanan, sebanyak 59
baduta (80,8%) telah menerima MP-ASI dengan tekstur yang sesuai
tahapan usianya. Namun, hanya 44 baduta (60,3%) yang menerima jenis
makanan yang beragam sesuai dengan anjuran gizi seimbang.
Secara umum, ketepatan pemberian MP-ASI di Desa Mekar Sari
tergolong baik, terutama dalam hal waktu, frekuensi, porsi, dan tekstur
makanan. Namun, aspek variasi jenis makanan masih perlu ditingkatkan.
Diperlukan edukasi lanjutan kepada ibu balita mengenai pentingnya
pemberian makanan yang bervariasi guna memenuhi kebutuhan gizi anak
secara optimal.
Kata Kunci: MP-ASI, ketepatan pemberian, anak usia 6–24 bulan, gizi
balita, Desa Mekar Sari
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 24 Jul 2026 03:34 |
| Last Modified: | 24 Jul 2026 03:34 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6387 |
