MATONDANG, HAFNI SALSABILA (2026) HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KATETER TERHADAP RESIKO TERJADINYA INFEKSI SALURAN KEMIH PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS ADVENT MEDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
FILE 1 COVER.pdf - Published Version
Download (840kB)
FILE 2 KTI BAB 1.pdf - Published Version
Download (332kB)
FILE 3 KTI BAB 2.pdf - Published Version
Download (492kB)
FILE 4 KTI BAB 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (599kB)
FILE 5 KTI BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (361kB)
FILE 6 KTI BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (205kB)
FILE 7 LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu Healthcare-Associated Infection (HAI) yang paling sering terjadi pada pasien dengan pemasangan kateter urin menetap. Berdasarkan data rekam medis RS Advent Medan pada tahun 2025 tercatat 158 kasus Infeksi Saluran Kemih (ISK). Hasil observasi awal peneliti di RS Advetn banyak terdapat pasien yang menggunakan kateter urin lebih dari 7 hari, Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan kateter dalam jangka waktu yang > 6-30 hari merupaka salah satu faktor resiko terjadina ISK Menurut Permenkes nomor 27 tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan kateter terhadap risiko terjadinya Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada pasien rawat inap di RS Advent Medan.
Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 37 responden yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Data diperoleh melalui lembar observasi dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05).
Hasil analisis univariat diperoleh sebagian besar responden berusia 43–57 tahun sebanyak 16 (43,2%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 27 (73,0%), berstatus sudah menikah sebanyak 35 (94,6%), menggunakan kateter selama 3–7 hari sebanyak 22 (59,5%), tidak mengalami Infeksi Saluran Kemih (ISK) sebanyak 24 (64,9%), dan mengalami ISK sebanyak 13 (35,1%).
Dapat disimpulkan dari Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lama penggunaan kateter dengan kejadian Infeksi Saluran Kemih (ISK) (p=0,000). Semakin lama penggunaan kateter, semakin tinggi risiko terjadinya Infeksi Saluran Kemih (ISK).
Kata kunci: Infeksi Saluran Kemih, kateter urin, lama penggunaan kateter, CAUTI, pasien rawat inap.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 03:36 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 03:36 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6523 |
