DIAN FARADILLA, UTAMI (2017) UJI EFEK EKSTRAK ETANOL DAUN TAPAK DARA (Catharanthus roseus L.) TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus novergicus) SEBAGAI HEWAN PERCOBAAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
036 KTI DIAN FARADILLA UTAMI FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (607kB)
036 KTI DIAN FARADILLA UTAMI FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (166kB)
036 KTI DIAN FARADILLA UTAMI FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (193kB)
036 KTI DIAN FARADILLA UTAMI FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (298kB)
036 KTI DIAN FARADILLA UTAMI FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (293kB)
036 KTI DIAN FARADILLA UTAMI FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (91kB)
036 KTI DIAN FARADILLA UTAMI FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (745kB)
Abstract
Penyakit yang dapat membahayakan kehidupan masyarakat bahkan
dapat menyebabkan kematian . Daun tapak dara merupakan tumbuhan belum banyak digunakan oleh masyarakat untuk mengobati diabetes mellitus . hal ini yang menyebabkan dilakukan penelitian yang berjudul Uji Efek Ekstrak Etanol
Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus L. ) Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Tikus Putih Sebagai Hewan Percobaan (Rattus novergicus), dengan tujuan untuk membuktikan khasiat ekstrak daun tapak dara terhadap penurunan kadar glukosa darah dan mengetahui konsentrasi optimalnya sebagai obat
diabetes serta mengetahui perbandingan aktivitas kerja daun tapak dara dengan glibenklamid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental . sampel yang digunakan adalah ekstrak etanol daun tapak dara 0,04 g/kg bb, 0,08 g/kg bb,
0,16 g/kg bb. Hewan percobaan yang digunakan adalah tikus putih (Rattus novergicus) yang dibagi dalam 6 kelompok . Setiap kelompok terdiri dati empat ekor tikus. Kelompok TI diberi aquadest, Kelompok TII diberi CMC , kelompok
TIII diberi Glibenklamid, Kelompok TIV diberi ektrak etanol daun tapak dara dosis 0,04 g/kg bb, Kelompok TV diberi ektrak etanol daun tapak dara dosis 0,08 g/kg
bb, Kelompok TVI diberi ektrak etanol daun tapak dara dosis 0,16 g/kg bb. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Anova, dilanjutkan dengan uji beda Duncan . pemberian ekstrak daun tapak dara dengan dosis 0,04 0,08 0,16
g/kg bb memberikan efek penurunan kadar glukosa darah . Hasil uji statistik (α = 0,05) menunjukkan bahwa kadar glukosa darah tikus dengan pemberian ekstrak
daun tapak dara dosis 0,16 g/kg bb pada menit ke 45 tidak memberi perbedaan yang nyata dengan kadar glukosa darah tikus diberi glibenklamid.
Kata kunci : Diabetes melitus, Daun Tapak Dara, Glibenklamid
Daftar bacaan : 19 (1995-2017)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 04 Aug 2026 06:38 |
| Last Modified: | 04 Aug 2026 06:38 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6617 |
