SILAEN, DONNA JULIANTI (2023) PENGARUH EDUKASI IBU TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI UNTUK ANAK USIA 12-23 BULAN TERHADAP PERILAKU PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (107kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (234kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Download (203kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (393kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (95kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (4MB)
Abstract
Usia 12-23 bulan termasuk dalam periode emas dimana terjadi
pertumbuhan dan perkembangan anak yang sangat pesat. Periode ini sangat membutuhkan pemberian makanan pendamping ASI (MP-ASI) yang tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi ibu Tentang MP-ASI untuk anak usia 12-23 bulan terhadap perilaku pemberian MP-ASI. Penelitian ini merupakan eksperimen semu menggunakan rancangan One Group Pre-Post Test dilakukan pada bulan Agustus hingga
November 2022 di Desa Wonosari dengan sampel 20 anak usia 12-23 bulan. Intervensi berupa edukasi MP-ASI diberikan 3 kali menggunakan metode ceramah, tanya jawab dengan alat bantu leaflet. Data yang dikumpulkan meliputi pengetahuan dan sikap ibu/pengasuh tentang MP-ASI serta praktek pemberian MP-ASI. Data pengetahuan, sikap dan asupan zat gizi dianalisis dengan uji T-Dependent, sedangkan frekuensi konsumsi dianalisis dengan membandingkan frekuensi yang dianjurkan pada panduan gizi seimbang berbasis pangan lokal (PGSPL). Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan yang signifikan sesudah intervensi yaitu dari 4,7 menjadi 7,9 (p=0,000). Rata-rata skor sikap meningkat secara signifikan sesudah
intervensi yaitu dari 6,5 menjadi 9,1 (p=0,000). Rata-rata persentase asupan zat gizi makro terhadap AKG meningkat sesudah intervensi yaitu energi dari 79,7% menjadi 90,5% (p=0,258), protein dari 173% menjadi
272% (0,019) dan karbohidrat dari 68,8% menjadi 75,5% (p=0,282). Sebelum intervensi frekuensi konsumsi selingan, lauk nabati, sayur dan buah belum sesuai anjuran dengan PGSPL. Sesudah intervensi, frekuensi konsumsi seluruh kelompok pangan tersebut sudah sesuai dengan
anjuran PGSPL.
Kata Kunci: Edukasi ibu, perilaku MP-ASI
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 08:44 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 08:44 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6679 |
