TAMPUBOLON, FRANSISKANES MARSELIA (2023) UJI KADAR ABU, SERAT KASAR DAN DAYA PATAH FLAKES DENGAN BAHAN DASAR TEPUNG PORANG (Amorphopallus muelleri) DAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER.pdf - Published Version
Download (926kB)
BAB 1.pdf - Published Version
Download (86kB)
BAB 2.pdf - Published Version
Download (217kB)
BAB 3.pdf - Published Version
Download (106kB)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (150kB)
BAB 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (7kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Porang merupakan tanaman umbi–umbian dari keluarga Araceae
dan genus Amorphopallus. Umbi porang terkenal mengandung banyak glukomanan. Kombinasi 2 bahan pangan atau lebih memiliki tujuan agar saling melengkapi sebab kebutuhan gizi yang dibutuhkan manusia tidak dipenuhi 1 jenis pangan saja, sehingga perlu ditambahkan bahan pangan
lain seperti kacang hijau. Kacang hijau merupakan jenis palawija yang dikenal di iklim tropis. Sereal banyak dikenal dan menjadi makanan cepat saji karena penyajiannya mudah dan cepat. Tujuan penelitian mengetahui nilai kadar abu, serat kasar, serta daya patah flakes bahan dasar tepung porang dan tepung kacang hijau yang dilakukan di Laboratorium Fakultas Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya Malang.
Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pangan Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Medan untuk pengolahan flakes serta melaksanakan analisis uji kimia di Laboratorium Fakultas Teknologi Hasil Pertanian Universitas Brawijaya Malang. Waktu penelitian dimulai dari
Juni 2022 hingga Januari 2023. Jenis penelitian eksperimental dengan desain rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan 3 formulasi berbeda yaitu P1 (60%: 40%), P2 (50% : 50%), P3 (40% : 60%). Data hasil disajikan bentuk tabulasi dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian uji kimia (kadar abu, serat kasar dan daya patah) dengan nilai rata-rata uji yaitu : kadar abu 4,39%, serat kasar 2,29% dan daya patah 12,16 N.
Kesimpulan penelitian adalah kadar abu tertinggi adalah 4,54% (P3), kadar serat kasar tertinggi adalah 2,46% (P2) dan nilai daya patah tertinggi adalah 16,6 N (P3).
Kata kunci : Tepung porang, tepung kacang hijau, flakes, abu, serat kasar, daya patah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 07 Aug 2026 02:57 |
| Last Modified: | 07 Aug 2026 02:57 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6692 |
