PULUNGAN, ELGA RINANDA (2026) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS TERAPI AMLODIPINE DAN CANDESARTAN TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN CKD YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RS PIRNGADI MEDAN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
File 1. Cover - daftar lampiran.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
File 2. bab 1.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
File 3. bab 2.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
File 4. bab 3.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
File 5. bab 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
File 6. bab 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (1MB)
File 7. dapus dan lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Penyakit Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan fungsi ginjal progresif yang sering disertai hipertensi. Pengendalian tekanan darah pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis penting untuk mencegah komplikasi kardiovaskular dan memperlambat penurunan fungsi ginjal. Berdasarkan SKI prevalensi penderita gagal ginjal kronik di Indonesia adalah sebanyak 638.178 jiwa atau sebanyak 0,18% dari populasi. Di Sumatera Utara prevalensi ckd mencapai
0,33%. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas terapi amlodipine dan candesartan terhadap perubahan tekanan darah pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data rekam medis pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah sampel 27 pasien pengguna obat Amlodipine dan 7 pasien pengguna obat Candesartan sebagai pembanding. Data yang diambil menggunakan rekam medik pesien CKD yang menjalani hemodialisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sebelum dan sesudah hemodialisis pada penggunaan amlodipine sebanyak 14 pasien (52%) mengalami penurunan tekanan darah, dan 13 pasien (48%) mengalami peningkatan tekanan darah. Tekanan darah sebelum dan sesudah hemodialisis pada penggunaan obat
Candesartan sebanyak 2 pasien (28,5%) mengalami penurunan tekanan darah, dan 5 pasien (71,42%) mengalami peningkatan tekanan darah. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi obat amlodipine lebih efektif dibandingkan candesartan dalam menurunkan tekanan darah pasien CKD
yang menjalani hemodialisis. Hasil uji paired sample T- Test menunjukkan tidak terdapat perbandingan efektivitas terapi amlodipine dan candesartan yang signifikan terhadap perubahan tekanan darah pada pasien CKD yang menjalani
hemodialisis.
Kata kunci: Pembanding, Terapi, amlodipine, candesartan, CKD
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 08:06 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 08:06 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6893 |
