Berutu, Desinawati (2026) PENERAPAN SENAM KEGEL UNTUK MENGATASI INKONTINENSIA URINE PADA LANSIA DI DESA SITINJO II WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJO KABUPATEN DAIRI PADA TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
Desina_cover.pdf
Download (10MB) | Preview
DESINAWATI_BAB I.pdf
Download (264kB) | Preview
DESINAWATI_BAB II.pdf
Download (304kB) | Preview
DESINAWATI_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
DESINAWATI_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
DESINAWATI_BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (223kB)
DESINAWATI_DAFTAR PUSTAKA - AKHIR.pdf
Download (2MB) | Preview
Abstract
Inkontinensia urine merupakan kondisi keluarnya urine secara tidak terkendali yang sering terjadi pada lansia akibat proses penuaan, penurunan fungsi kandung kemih, dan melemahnya otot dasar panggul. Kondisi ini dapat menyebabkan ganggua
n kenyamanan, keterbatasan aktivitas, gangguan tidur, menurunnya rasa percaya diri, serta memengaruhi kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi inkontinensia urine adalah senam kegel. Senam kegel merupakan latihan kontraksi otot dasar panggul yang dilakukan secara teratur untuk meningkatkan kekuatan otot sehingga kemampuan mengontrol berkemih menjadi lebih baik.
Tujuan: Menggambarkan penerapan senam kegel untuk mengatasi inkontinensia urine pada lansia.
Metode: Studi Kasus penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif terhadap dua orang lansia yang mengalami inkontinensia urine sedang. Intervensi berupa senam kegel dilakukan selama 3 hari berturut-turut dengan frekuensi 4 kali sehari pada pagi, siang, sore, dan malam hari dengan durasi 5–10 menit setiap sesi. Senam dilakukan dengan melatih kontraksi dan relaksasi otot dasar panggul secara bertahap dan teratur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta pengukuran skala inkontinensia urine menggunakan lembar observasi dan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan skala inkontinensia urine pada kedua subjek setelah diberikan intervensi senam kegel. Pada subjek I,rata-rata penurunan skor tingkat inkontinensia urine 4 poin,sedangkan pada subjek II rata-rata penurunan inkontinensia urine 3,5 poin. Selain itu, kedua subjek menunjukkan peningkatan kemampuan mengontrol buang air kecil, penurunan frekuensi nokturia, dan berkurangnya keluhan urine keluar secara tiba-tiba.
Kesimpulan dan Saran: Senam kegel efektif dalam membantu mengurangi inkontinensia urine pada lansia. Disarankan agar tenaga kesehatan, khususnya perawat, dapat menerapkan senam kegel sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kontrol berkemih dan kualitas hidup lansia
Kata Kunci: Senam Kegel, Inkontinensia Urine, Lansia.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi |
| Depositing User: | Rugun Togianur Lingga |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 08:17 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 08:17 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6896 |
