PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BELUT (Monopterus albus) DAN EKSTRAK BAYAM (Amarathus spp) TERHADAP MUTU FISIK DAN KANDUNGAN GIZI MIE BEBA (BELUT DAN BAYAM)

TAMBUNAN, INTAN AZZARAH (2023) PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BELUT (Monopterus albus) DAN EKSTRAK BAYAM (Amarathus spp) TERHADAP MUTU FISIK DAN KANDUNGAN GIZI MIE BEBA (BELUT DAN BAYAM). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (862kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB 1.pdf - Published Version

Download (179kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2]
Preview
Text (BAB 2)
BAB 2.pdf - Published Version

Download (345kB) | Preview
[thumbnail of BAB 3]
Preview
Text (BAB 3)
BAB 3.pdf - Published Version

Download (244kB) | Preview
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (293kB)
[thumbnail of BAB 5]
Preview
Text (BAB 5)
BAB 5.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Mie adalah salah satu makanan yang sangat digemari semua
kalangan masyarakat. Belut memliki protein yang berfungsi untuk pertumbuhan, sebagai pengganti sel-sel yang rusak dalam tubuh dan zat antibodi. Bayam dapat dibuat sari/ekstrak bayam yang berfungsi sebagai pewarna hijau alami pada makanan seperti produk roti, mie, dan biscuit.
Tujuan penelitian mengetahui pengaruh penambahan tepung
belut dan ekstark bayam terhadap kandungan gizi pada mie beba meliputi kadar air, kadar abu, kalsium, protein, dan zat besi.
Penelitian mie beba ini dilakukan uji organoleptik di
Laboratorium Teknologi Pangan Poltekkes Kemenkes Medan Jurusan Gizi Lubuk Pakam yang diberikan kepada 25 orang panelis dan mie beba yang paling disukai dilakukan Uji kandungan gizi di Laboratotium PT. Saraswanti Indo Genetech Bogor. Waktu penelitian dimulai Februari 2023. Jenis penelitian bersifat eksperimental yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 (tiga) perlakuan dan 2 (dua) kali pengulangan.
Hasil penelitian yang diperoleh bahwa Mie beba yang paling
disukai perlakuan A dengan menambahkan 70 gr tepung belut dan 30 gr ekstrak bayam menghasilkan warna hijau muda, tekstur yang tidak mudah patah dan tidak kenyal, rasa gurih dihasilkan dari protein pada belut dan aroma khas belut. Hasil uji kandungan gizi per 100 gr mie beba yaitu kadar abu 0.9%, kadar air 72.31%, kadar kalsium 277.82 mg, protein 9.31% dan zat besi 2.53 mg.
Kata kunci : Bayam, belut, kandungan gizi, mie, mutu fisik

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 14 Aug 2026 03:22
Last Modified: 14 Aug 2026 03:22
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6914

Actions (login required)

View Item
View Item