Siregar, Athalia Vega (2026) GAMBARAN JUMLAH LEKOSIT PADA PASIEN DEMAM TIFOID DI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1_COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2_BAB I.pdf - Published Version
Download (138kB) | Preview
3_BAB II.pdf - Published Version
Download (455kB) | Preview
4_BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (201kB)
5_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (190kB)
6_BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (88kB)
7_DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Demam tifoid merupakan penyakit infeksi sistemik yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang menyerang saluran pencernaan dan kemudian menyebar ke aliran darah. Sel lekosit berperan sebagai mekanisme pertahanan tubuh namun keberadaan bakteri dan respons sistem imun penderita menyebabkan jumlah lekosit bervariasi yaitu lekopenia, normal, maupun lekositosis. Pemeriksaan jumlah lekosit digunakan untuk menilai kondisi pasien yang mencerminkan tingkat keparahan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jumlah leukosit pada pasien demam tifoid di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Medan yang menjalani pemeriksaan laboratorium. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 50 pasien yang diperiksa menggunakan metode otomatis alat hematologi analyzer. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien memiliki jumlah leukosit dalam kategori normal 35 orang (70%), sedangkan 5 orang (10%) mengalami lekopenia dan 10 orang (20%) mengalami lekositosis. Berdasarkan kelompok usia, jumlah lekosit normal paling banyak ditemukan pada kelompok usia 20–59 tahun sebesar 32%, dan lekopenia sering terjadi pada usia 6–12 tahun sebesar 6%. Sementara itu lekositosis banyak ditemukan pada usia 20–59 tahun sebesar 12%, pada kelompok usia 13-19 tahun dan >60 tahun lekositosis masing-masing hanya ditemukan sebesar 4%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar pasien demam tifoid memiliki jumlah lekosit dalam batas normal, dengan variasi yang berbeda pada setiap kelompok usia.
Kata Kunci: Demam Tifoid, Jumlah Lekosit, Hematologi Analyzer.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 06:57 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 06:57 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6932 |
