PENERAPAN SENAM AEROBIC LOW IMPACT UNTUK MENGURANGI HOT FLASHES PADA WANITA MENOPAUSE DI DESA SITINJO II WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJO KABUPATEN DAIRI TAHUN 2026

Padang, Mega Aulia (2026) PENERAPAN SENAM AEROBIC LOW IMPACT UNTUK MENGURANGI HOT FLASHES PADA WANITA MENOPAUSE DI DESA SITINJO II WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJO KABUPATEN DAIRI TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of Cover]
Preview
Text (Cover)
Mega_ Cover.pdf

Download (5MB) | Preview
[thumbnail of Bab 1]
Preview
Text (Bab 1)
Mega_ BAB 1.pdf

Download (226kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2]
Preview
Text (Bab 2)
Mega_BAB 2.pdf

Download (319kB) | Preview
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
Mega_BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (233kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
Mega_Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (331kB)
[thumbnail of Bab5] Text (Bab5)
Mega_ Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (200kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka]
Preview
Text (Daftar Pustaka)
Mega_ Daftar Pustaka sampe akhir.pdf

Download (4MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang: Menopause merupakan proses fisiologis yang ditandai dengan berhentinya menstruasi secara permanen akibat penurunan fungsi hormon estrogen. Salah satu keluhan yang paling sering dialami wanita menopause adalah Hot flashes, yaitu sensasi panas mendadak yang disertai keringat berlebih, wajah memerah, dan rasa tidak nyaman. Kondisi ini dapat mengganggu kualitas tidur, aktivitas sehari-hari, serta kualitas hidup wanita menopause. Penerapan senam aerobic low impact diketahui dapat membantu mengurangi gejala Hot flashes melalui peningkatan sirkulasi darah, stabilitas termoregulasi tubuh, dan pelepasan hormon endorfin yang memberikan efek relaksasi. Tujuan : Menggambarkan penerapan senam aerobic low impact untuk mengurangi Hot flashes pada wanita menopause. Metode : Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif terhadap dua wanita menopause yaitu Ny. E dan Ny. E yang mengalami keluhan Hot flashes. Intervensi berupa penerapan senam aerobic low impact dilakukan selama satu minggu dengan frekuensi tiga kali latihan dan durasi ±30 menit setiap sesi. Teknik yang digunakan meliputi gerakan pemanasan, latihan inti, dan pendinginan sesuai standar operasional prosedur. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran tanda-tanda vital, serta penilaian tingkat Hot flashes menggunakan Hot Flash Range Scale (HFRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tingkat Hot flashes pada kedua Subjek setelah diberikan intervensi senam aerobic low impact. Pada subjek I, rata-rata tingkat Hot flashes mengalami penurunan sebesar 0,5 setelah tiga kali intervensi, sedangkan pada subjek II rata-rata penurunan sebesar 0,1. Selain itu, kedua klien tampak lebih nyaman, lebih rileks, dan mampu beraktivitas dengan lebih baik setelah mengikuti intervensi. Kesimpulan dan Saran: Senam aerobic low impact efektif mengurangi frekuensi dan intensitas Hot flashes pada wanita menopause. Disarankan agar tenaga kesehatan dapat mengedukasi dan menerapkan senam aerobic low impact sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup wanita menopause. Kata Kunci: Menopause, Hot flashes, Senam Aerobic Low Impact

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi
Depositing User: Rugun Togianur Lingga
Date Deposited: 18 Aug 2026 05:41
Last Modified: 21 Aug 2026 05:19
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6972

Actions (login required)

View Item
View Item