Siti May, Muna (2026) GAMBARAN HASIL PEMERIKSAAN HBsAg PADA PENGHUNI RAWAT INAP DI LEMBAGA REHABILITASI PENCEGAHAN PENYALAGUNAAN NARKOTIKA BHAYANGKARA INDONESIA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (140kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (231kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (118kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (36kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (35kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Hepatitis B merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Hepatitis B
(HBV) dan dapat menular melalui darah maupun cairan tubuh. Penghuni
rehabilitasi narkotika termasuk kelompok berisiko terhadap penularan Hepatitis B,
sehingga pemeriksaan HBsAg penting dilakukan sebagai upaya deteksi dini.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil pemeriksaan HBsAg
pada penghuni rawat inap di Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan
Narkotika Bhayangkara Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah
observasional dengan desain deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 45 orang yang
diambil dengan teknik total sampling. Pemeriksaan HBsAg dilakukan
menggunakan metode rapid test (imunokromatografi), dan hasil penelitian
disajikan secara deskriptif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan
seluruh sampel (100%) memberikan hasil HBsAg negatif (non reaktif).
Berdasarkan karakteristik usia, responden terbanyak berada pada rentang usia 26–
31 tahun sebanyak 13 orang (28,8%), sedangkan berdasarkan jenis kelamin
mayoritas responden adalah laki-laki sebanyak 38 orang (84,4%). Kesimpulan
penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh penghuni rawat inap yang diperiksa
tidak ditemukan infeksi Hepatitis B berdasarkan pemeriksaan HBsAg. Meskipun
seluruh hasil non reaktif, skrining HBsAg tetap penting dilakukan secara berkala
sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini penularan Hepatitis B pada kelompok
berisiko.
Kata kunci: HBsAg, Hepatitis B, Rehabilitasi Narkotika, Rapid Test.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 08:19 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 08:19 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/6979 |
