Pohan, Intan Nuraini (2026) GAMBARAN KADAR HIGH SENSITIVITY C REAKTIF PROTEIN (HS CRP) PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSU BUNDA THAMRIN MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (898kB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (329kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (447kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (292kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (427kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (253kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Hiperglikemia yang berlangsung lama dapat memicu proses inflamasi yang ditandai dengan peningkatan C-Reactive Protein (CRP). Pemeriksaan High-Sensitivity C-Reactive Protein (hs-CRP) digunakan untuk mendeteksi inflamasi tingkat rendah yang berkaitan dengan risiko komplikasi kardiovaskular pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hs-CRP pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2 di RSU Bunda Thamrin Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif terhadap 20 pasien yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pemeriksaan hs-CRP dilakukan dengan metode imunoturbidimetri menggunakan alat Cobas c 311. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar hs-CRP rendah ditemukan pada 7 pasien (35%), normal pada 8 pasien (40%), dan meningkat pada 5 pasien (25%). Mayoritas responden berjenis kelamin perempuan (70%), berusia 71–80 tahun (35%), dan telah menderita Diabetes Melitus lebih dari 5 tahun (70%). Pada kelompok dengan lama menderita <5 tahun, sebagian besar memiliki kadar hs-CRP normal, sedangkan kadar hs-CRP meningkat lebih banyak ditemukan pada kelompok >5 tahun. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penderita Diabetes Melitus Tipe 2 memiliki kadar hs-CRP dalam kategori rendah hingga normal, namun sebagian pasien menunjukkan peningkatan kadar hs-CRP yang mengindikasikan adanya proses inflamasi dalam tubuh.
Kata kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, High Sensitivity C Reaktif Protein (hs CRP)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 07:06 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 07:06 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7031 |
