Bancin, Eliezer (2026) PENERAPAN PENGATURAN POSISI UNTUK MENURUNKAN RISIKO DEKUBITUS PADA PASIEN STROKE DI DESA SITINJO II WILAYAH KERJA PUSKESMAS SITINJO KABUPATEN DAIRI TAHUN 2026. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
Eliezer Bancin_cover.pdf
Download (6MB) | Preview
Eliezer Bancin_ Bab I.pdf
Download (2MB) | Preview
Eliezer Bancin_Bab II.pdf
Download (5MB) | Preview
Eliezer Bancin_Bab III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Eliezer Bancin Bab_IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
Eliezer Bancin_Bab V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (975kB)
Eliezer Bancin_Daftar pustaka dan Lampiran.pdf
Download (12MB) | Preview
Abstract
Latar Belakang: Dekubitus merupakan kerusakan jaringan kulit akibat tekanan berkepanjangan yang sering terjadi pada pasien stroke dengan keterbatasan mobilitas dan tirah baring lama. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri, infeksi, memperpanjang masa perawatan, serta menurunkan kualitas hidup pasien. Data Kementerian Kesehatan RI menunjukkan bahwa sekitar 33% lansia di Indonesia berisiko mengalami dekubitus. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mencegah dekubitus adalah pengaturan posisi secara teratur. Pengaturan posisi efektif membantu mengurangi tekanan pada area penonjolan tulang, meningkatkan sirkulasi darah, serta menjaga integritas kulit pasien.
Tujuan Studi Kasus: Menggambarkan penerapan pengaturan posisi untuk menurunkan risiko dekubitus pada pasien stroke di Desa Sitinjo II wilayah kerja Puskesmas Sitinjo Kabupaten Dairi Tahun 2026.
Metode Studi Kasus: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif terhadap dua pasien stroke yang mengalami keterbatasan mobilitas dan risiko dekubitus. Intervensi berupa pengaturan posisi dilakukan setiap 2 jam sekali selama 7 hari sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta penilaian risiko dekubitus menggunakan Braden Scale sebelum dan sesudah intervensi.
Hasil: Setelah dilakukan penerapan pengaturan posisi selama 7 hari, kedua subjek menunjukkan penurunan risiko dekubitus. Kondisi kulit tampak lebih baik, kemerahan pada area penonjolan tulang berkurang, kelembapan kulit lebih terkontrol, serta pasien tampak lebih nyaman saat berbaring. Skor Braden Scale menunjukkan adanya peningkatan kategori risiko menjadi lebih rendah dibandingkan sebelum intervensi.
Kesimpulan dan Saran: Pengaturan posisi efektif menurunkan risiko dekubitus pada pasien stroke dengan keterbatasan mobilitas. Disarankan kepada keluarga dan tenaga kesehatan untuk menerapkan perubahan posisi secara teratur setiap 2 jam sebagai upaya pencegahan dekubitus pada pasien tirah baring.
Kata Kunci: Pengaturan Posisi, Dekubitus, Stroke
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi |
| Depositing User: | Rugun Togianur Lingga |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 08:13 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 05:01 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7043 |
