SARAGIH, GLORIA SEPRIANDI (2023) HUBUNGAN SARAPAN PAGI DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK SD DI UPT SDN 101878 KANAN 1 BUNTU BEDIMBAR KECAMATAN TANJUNG MORAWA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
Gloria Sepriandi Saragih KTI.pdf - Published Version
Download (4MB) | Preview
Abstract
Stunting merupakan suatu masalah gizi yang selalu di hadapi di dunia.Kejadian stunting meningkatkan resiko terjadinya kesakitan dan kematian pada otak serta perkembangan motorik terlambat dan terhambatnya pertumbuhan pada tubuh.Sarapan pagi penting dilakukan dikarenakan memenuhi seperempat dari kebutuhan nutrisi harian pada anak sekolah.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian stunting pada anak SD
Penelitian dilakukan di UPT SDN 101878 Kanan I, Desa Buntu Bedimbar yang dimulai pada bulan Mei 2023 dengan metode penelitian observasional dengan desain crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa/i kelas I-V yaitu sebanyak 195 siswa/i.Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik random sampling dan diperoleh 78 siswa/i. Pengumpulan data menggunakan kuisioner semi-FFQ,jumlah asupan sarapan dan pengukuran tinggi badan.Uji dilakukan dengan uji statistic Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi sarapan pagi dengan asupan energi baik yaitu 67.9% dan kurang 32.1%,asupan protein yang baik yaitu 83.3% dan kurang 16.7%,asupan lemak yang baik yaitu 69.2% dan kurang 30.8%.Status gizi dengan kategori normal 80.8%,pendek 16.7% dan sangat pendek 2.6%. Dari hasil tabulasi silang antara sarapan pagi dengan kejadian stunting bahwa ada hubungan sarapan pagi dengan kejadian stunting pada anak SD
Kesimpulan bahwa adanya hubungan asupan energi dengan kejadian stunting dengan p-value 0,015 maka dinyatakan Ho ditolak, adanya hubungan asupan protein dengan kejadian stunting dengan p-value 0,015 maka dinyatakan Ho ditolak, adanya hubungan asupan lemak dengan kejadian stunting dengan p-value 0,011 maka dinyatakan Ho ditolak dan tidak ada hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan kejadian stunting dengan p-value 0,262 maka dinyatakan Ho diterima.
Saran kepada pihak sekolah adalah agar siswa/siswi diharapkan selalu sarapan setiap pagi ke sekolah agar dapat memenuhi seperempat kebutuhan harian pada anak di sekolah.
Kata Kunci : Sarapan,Kejadian Stunting,Anak Sekolah Dasar
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 03:50 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 03:50 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7087 |
