ANGGRIANI, YULI (2023) GAMBARAN KETERAMPILAN KADER POSYANDU PADA MEJA II DI POSYANDU SIAMPORIK WILAYAH KERJA PUSKESMAS GUNTING SAGA KECAMATAN KUALUH SELATAN KABUPATEN LABUHANBATU UTARA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
KTI YULI ANGGRIANI P01031120079.pdf - Published Version
Download (3MB) | Preview
Abstract
Kader posyandu adalah anggota masyarakat yang ditunjuk menjadi relawan untuk pelayanan kesehatan sederhana di posyandu. Kader posyandu dipilih dari warga masyarakat yang mempunyai kemauan, kemampuan dan waktu untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu. Jumlah kader posyandu minimal 5 orang kader. Tugas kader posyandu pada hari pelaksanaan posyandu adalah melaksanakan kegiatan system 5 meja yaitu meja 1 pendaftaran, meja 2 penimbangan, meja 3 pengisian KMS, meja 4 penyuluhan, meja 5 pelayanan kesehatan.
Permasalahan kader posyandu pada pelaksanaan kegiatan posyandu, ternyata masih banyak kader posyandu yang belum terampil pada meja II yaitu keterampilan dalam melakukan pengukuran antropometri. Dari hasil penelitian dari jurnal Nutrisia diketahui dari 30 orang kader posyandu yang bertugas di meja 2 bahwa 43,3% kader tidak trampil dalam menimbang balita.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran keterampilan kader posyandu pada Meja II di Posyandu Desa Siamporik wilayah kerja Puskesmas Gunting Saga Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Penelitian ini dilakukan di 6 posyandu yang ada di Desa Siamporik Kecamatan Kualuh Selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian di lakukan bulan Agustus 2023. Jenis penelitian observasional dengan rancangan penelitian deskriptif. Jumlah sampel penelitian adalah semua kader posyandu yang ada di 6 posyandu yaitu sebanyak 30 orang kader posyandu. Metode pengambilan data adalah observasi.
Hasil penelitian diketahui bahwa keterampilan kader melakukan penimbangan berat badan menggunakan dacin sebanyak 43,3% kader telah terampil dan 56,7% kader belum terampil. Keterampilan kader melakukan penimbangan berat badan menggunakan timbangan digital 63,3% telah terampil dan 36,7% kader belum terampil. Keterampilan kader mengukur tinggi badan menggunakan microtoise 26,7% telah trampil dan 73,3% kader belum terampil. keterampilan kader melakukan pengukuran panjang badan menggunakan infatometer papan panjang badan 50,0% telah terampil dan 50,0% kader belum terampil.
Kata kunci : Keterampilan kader posyandu, Kader Posyandu, Meja II,Desa Siamporik, Puskesmas Gunting Saga
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 21 Aug 2026 09:16 |
| Last Modified: | 21 Aug 2026 09:16 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7183 |
