UJI MUTU FISIK, KIMIA, DAN MIKROORGANISME MIE BASAH DENGAN SUBTITUSI TEPUNG SORGUM (Sorghum Bicolor (L.) Moench ) DAN DAUN KATUK ( Sauropus Androgynous )

SINAGA, SABRINA WANDA SIGAR (2023) UJI MUTU FISIK, KIMIA, DAN MIKROORGANISME MIE BASAH DENGAN SUBTITUSI TEPUNG SORGUM (Sorghum Bicolor (L.) Moench ) DAN DAUN KATUK ( Sauropus Androgynous ). Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of SABRINA WANDA SIGAR SINAGA]
Preview
Text (SABRINA WANDA SIGAR SINAGA)
SKRIPSI SABRINA WANDA SIGAR SINAGA P01031219096.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Protein dan zat besi merupakan zat gizi yang sangat dibutuhkan untuk mencegah anemia pada remaja. Mie adalah bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia sebagai makanan pokok. Tepung sorgum dan daun katuk merupakan bahan makanan tinggi protein dan zat besi. Substitusi tepung sorgum dan daun katuk diharapkan mampu meningkatkan kadar protein dan zat besi pada mie basah.
Tujuan penleitian ini yaitu mengetahui mutu fisik, mutu kimia dan mikroorganisme mie basah dengan substitusi tepung sorgum dan daun katuk.
Jenis penelitian ini yaitu eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 2 pengulangan. Perlakuan substitusi tepung sorgum dan daun katuk yaitu 20 gr tepung sorgum:68 gr tepung terigu:12 gr daun katuk (A), 30 gr tepung sorgum:58 gr tepung terigu 12 gr daun ketuk (B), 40 gr tepung sorgum:48 gr tepung terigu:12 gr daun katuk (C). Uji mutu fisik dianalisis dengan Uji One-Way Anova jika ada perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan. Uji kimia meliputi kadar protein, serat kasar dan zat besi di Laboratorium Kimia. Uji mikrobiologi dengan Total Plate Count (TPC).
Mutu fisik mie basah menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna pada warna, tekstur, rasa dan aroma pada setiap perlakuan dengan nilai p- value 0,0001 (<0,05) dengan rata-rata tertinggi pada perlakuan A. Rata-rata
kadar protein 6,675%, serat kasar 4,15%, zat besi 26,15 mg/kg. Kadar mikroorganisme dengan jumlah koloni <1,0x106 pada masa simpan 0 hari.
Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada perbedaan mutu fisik dengan perlakuan terbaik yaitu perlakuan A. Kandungan protein, serat kasar dan zat besi dari perlakuan terbaik yaitu 3,19%, 2,81% dan 25,6mg%. Daya simpan mie tidak lebih dari satu hari.
Kata kunci: Tepung sorgum, daun katuk, mutu fisik, mutu kimia, mikroorganisme, mie basah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 25 Aug 2026 14:57
Last Modified: 25 Aug 2026 15:36
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7348

Actions (login required)

View Item
View Item