PERBEDAAN MUTU ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG KACANG MERAH DENGAN VARIASI BAHAN DASAR TELUR ORGANIK DAN TELUR BIASA

PUTRI, VINA AFRISCHA (2023) PERBEDAAN MUTU ORGANOLEPTIK BROWNIES KUKUS TEPUNG JAGUNG DAN TEPUNG KACANG MERAH DENGAN VARIASI BAHAN DASAR TELUR ORGANIK DAN TELUR BIASA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of VINA AFRISCHA PUTRI]
Preview
Text (VINA AFRISCHA PUTRI)
SKRIPSI VINA AFRISCHA PUTRI P01031219104.pdf - Published Version

Download (3MB) | Preview

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan manusia salah satunya dipengaruhi oleh zat gizi yang dikonsumsi sehari-hari. Zat gizi yang dibutuhkan anak sekolah antara lain karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral dalam jumlah cukup, namun tidak berlebihan dan juga tidak kekurangan. Konsumsi zat gizi pada anak sekolah dipengaruhi oleh kebiasaan makannya. Namun, hampir setengah (45%) makanan jajanan ditemukan di sekitar lingkungan sekolah tidak sehat karena kandungan berbahaya yang terkandung dalam jajanan tersebut (Cidi & Saputri, 2019). Untuk itu, maka diperlukan pengolahan pangan lokal yang memiliki kandungan gizi tinggi, bermanfaat dan diminati anak sekolah. Adapun bahan pangan yang dapat dikembangkan adalah jagung dan kacang merah yang dibuat menjadi tepung yang menggunakan telur ayam organik dari kemudian dibandingkan dengan telur ayam biasa yang diolah menjadi brownies kukus.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan mutu organoleptik brownies kukus tepung jagung dan tepung kacang merah dengan variasi telur organik dan telur biasa. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimental yaitu dengan menggunakan rancangan percobaan acak lengkap (RAL),dengan 2 (dua) kali perlakuan dan 2 kali pengulangan. Prosedur pengumpulan data dilakukan uji organoleptik dengan jumlah 25 mahasiswa yang dilaksanakan di Laboratorium Teknologi Pangan Jurusan Gizi Lubuk Pakam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa brownies yang paling disukai dari segi warna, tekstur, rasa dan aroma adalah brownies kukus tepung jagung 60 gr, tepung kacang merah 40 gr dan telur ayam organik 100 gr (Perlakuan E). Disarankan untuk pembuatan brownies kukus seperti dalam penelitian ini dengan menggunakan telur organik karena menghasilkan rasa yang lebih gurih dan tekstur yang lebih empuk.
Kata Kunci : Mutu organoleptik, brownies kukus, tepung jagung, tepung kacang merah, telur organik, telur biasa

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 25 Aug 2026 15:30
Last Modified: 25 Aug 2026 15:30
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7354

Actions (login required)

View Item
View Item