Bagas, Edi Susilo (2026) GAMBARAN PEMERIKSAAN TUBEX PADA SUSPEK DEMAM TIFOID DI RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (549kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (548kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (660kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (556kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (534kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Demam typhoid Adalah infeksi yang di akibatkan oleh bakteri salmonella typhi
dan masih menjadi tantangan dalam Kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit
ini umumnya ditularkan melalui makanan atau minuman yang terinfeksi. Penting
untuk melakukan diagnosis yang cepat dan akurat guna menghindari komplikasi
dan mendukung pengobatan pasien. salah satu cara untuk melakukan pemeriksaan
laboratorium adalah dengan menggunakan uji tubex, yang merupakan metode
serologi untuk mendeteksi antibody IgM terhadap antigen salmonella typhi
dengan cara yang cepat dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami hasil
uji tubex pada pasien suspek demam tifoid di Rumah Sakit Umum Haji Medan
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan
42 pasien suspek demam tifoid sebagai sampel. Serum darah pasien di periksa
melalui metode Tubex TF, dan data kemudian di analisis secara deskriptif serta
disajikan dalam table distribusi frekuensi berdasarkan hasil uji, jenis kelamin, dan
umur pasien. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien
menghasilkan hasil positif pada uji Tubex dengan skor +4 sebanyak 27 orang
(64%), skor +6 sebanyak 10 orang (24%), skor +8 sebanyak 4 orang (10%), dan
skor +10 hanya 1 orang (2%). Dari perspektif jenis kelamin, pasien Laki-laki lebih
banyak daripada Perempuan. Dari segi usia, jumlah kasus tertinggi ditemukan
pada kelompok usia 20–44 tahun. Secara keseluruhan, uji Tubex TF terbukti
menjadi metode yang cepat dan efisien dalam membantu diagnosis awal demam
tifoid.
Kata kunci: Demam tifoid, Tubex TF, Salmonella typhi, Antibodi IgM
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:26 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:26 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7381 |
