Sirait, Rara Aulia Nisa Anggreni (2026) GAMBARAN KADAR MIKROALBUMIN PADA PENDERITA DIABETES MELITUS DI RSU BUNDA THAMRIN MEDAN. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (174kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (242kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (175kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (197kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (165kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (970kB) | Preview
Abstract
Melitus adalah penyakit kronik yang terjadi ketika pankreas tidak dapat memproduksi insulin yang cukup atau ketika tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksinya secara efektif. Peningkatan kadar glukosa darah (hiperglikemia) pada diabetes merupakan masalah akibat buruknya sintesis insulin dan kondisi resistensi insulin tersebut menyebabkan mikroalbumin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar mikroalbumin pada penderita Diabetes Melitus di RSU Bunda Thamrin Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien Diabetes Melitus yang dipilih menggunakan teknik Accidental sampling. Pemeriksaan kadar Mikroalbumin dilakukan menggunakan metode imunoturbidimetri dengan alat Cobas pro c-503. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian terhadap 30 pasien menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan (60%), kelompok usia terbanyak berada pada usia lansia ≥ 60 tahun (40%), dan mayoritas pasien telah menderita DM selama >5 tahun (66,7%). Berdasarkan hasil laboratorium, diketahui hasil penelitian bahwa jumlah pasien dengan mikroalbumin pada laki-laki dan perempuan adalah sama, yaitu masing-masing 8 orang (26,7%). Distribusi mikroalbumin tertinggi ditemukan pada kelompok usia lanjut ≥60 tahun (26,7%) serta mikroalbuminuria lebih banyak ditemukan pada pasien dengan lama menderita DM >5 tahun yaitu sebanyak 11 orang (36,6%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penderita Diabetes Melitus memiliki kadar mikroalbuminuria dalam kategori normal hingga makroalbumin, dan terdapat mikroalbumin pada sebagian pasien yang menunjukkan adanya tanda tanda awal kerusakan ginjal.
Kata kunci: Diabetes Melitus, Mikroalbumin
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 26 Aug 2026 04:51 |
| Last Modified: | 26 Aug 2026 04:51 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7388 |
