Pakpahan, Chalista Debora (2026) GAMBARAN KADAR GLUKOSA DARAH PASIEN HIPERTENSI DI UPT PUSKESMAS SENTOSA BARU. Diploma thesis, Poltekes Kemenkes Medan.
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (83kB) | Preview
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (162kB) | Preview
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (17kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (169kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (71kB)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB) | Preview
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya gangguan metabolik sekunder karena berkaitan erat dengan mekanisme resistensi insulin dan disfungsi endotel pembuluh darah secara kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah gula darah pasien hipertensi di UPT Puskesmas Sentosa Baru berdasarkan karakteristik jenis kelamin, umur, dan lama menderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 25 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling dari data rekam medis. Data kadar gula darah diperoleh melalui pengukuran laboratorium yang dicatat pada lembar observasi, dianalisis secara univariat, dan disajikan ke dalam bentuk tabel distribusi frekuensi Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 responden, 19 orang (76,0%) memiliki kadar gula darah normal (<140 mg/dL), 6 orang (24,0%) memiliki kadar gula darah tinggi/prediabetes (140–199 mg/dL), dan tidak ada responden (0,0%) yang kadarnya (≥200 mg/dL). Berdasarkan jenis kelamin, gula darah tinggi mendominasi kelompok laki-laki yaitu sebanyak 5 dari 10 responden (50,0%) dibandingkan kelompok perempuan yang hanya sebesar 1 dari 15 responden (6,7%). Berdasarkan karakteristik umur, kadar gula darah tinggi terpusat pada kelompok usia dewasa tua 45–59 tahun yaitu sebanyak 4 responden (40,0%). Berdasarkan lama menderita hipertensi, peningkatan kadar glukosa darah sewaktu paling banyak dialami oleh kelompok pasien dengan durasi penyakit jangka panjang >2 tahun, yaitu mencapai 5 dari 6 responden (83,3%). Disimpulkan bahwa pasien hipertensi berjenis kelamin laki-laki, berada pada rentang usia 45–59 tahun, dengan durasi menderita penyakit >2 tahun merupakan kelompok yang paling rentan mengalami hiperglikemia. Disarankan bagi pihak UPT Puskesmas Sentosa Baru untuk meningkatkan program penapisan awal (early screening) metabolik berkala bagi kelompok berisiko tinggi tersebut.
Kata kunci: Hipertensi, Glukosa Darah Sewaktu, Pasien, UPT Puskesmas Sentosa Baru
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 28 Aug 2026 03:25 |
| Last Modified: | 28 Aug 2026 03:25 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7450 |
