DAYA TERIMA DAN UJI KIMIA SUSU KEDELAI DENGAN FORTIFIKASI TEPUNG TULANG IKAN NILA

HASIBUAN, AQILA MUMTAZA IDRIS (2026) DAYA TERIMA DAN UJI KIMIA SUSU KEDELAI DENGAN FORTIFIKASI TEPUNG TULANG IKAN NILA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVERR.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (228kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (384kB) | Preview
[thumbnail of BAB III]
Preview
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (303kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (463kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (197kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
DAPUS LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kekurangan asupan kalsium pada ibu hamil di Indonesia masih menjadi perhatian karena berisiko mengganggu pertumbuhan janin dan kesehatan tulang. Susu kedelai merupakan minuman nabati yang kaya protein, namun memiliki kandungan kalsium yang relatif rendah. Fortifikasi tepung tulang ikan nila dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan kandungan kalsium susu kedelai. Penelitian ini bertujuan mengetahui daya terima dan mutu kimia susu kedelai dengan fortifikasi tepung tulang ikan nila.
Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan, yaitu P0 (0%), P1 (30% atau 3 g), dan P2 (50% atau 5 g) tepung tulang ikan nila. Uji daya terima meliputi warna, aroma, rasa, kekentalan, dan aftertaste menggunakan panelis tidak terlatih, sedangkan uji kimia meliputi analisis kadar kalsium, fosfor, magnesium, dan zat besi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P1 merupakan formulasi yang paling disukai panelis pada seluruh atribut organoleptik. Perlakuan P2 menghasilkan kadar kalsium, fosfor, dan magnesium yang lebih tinggi dibandingkan P0, sedangkan kadar zat besi tertinggi terdapat pada P0. Disimpulkan bahwa fortifikasi tepung tulang ikan nila membuat susu kedelai menjadi lebih kental serta meningkatkan mutu kimia tanpa menurunkan daya terima secara keseluruhan. Formulasi P1 merupakan perlakuan terbaik berdasarkan daya terima, sedangkan P2 memberikan peningkatan kandungan mineral. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji umur simpan dan bioavailabilitas mineral pada produk.

Kata kunci: susu kedelai, fortifikasi, tepung tulang ikan nila, daya terima, kalsium.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 01 Sep 2026 06:53
Last Modified: 01 Sep 2026 06:53
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7531

Actions (login required)

View Item
View Item