UJI EFEK ANTI DIARE EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) PADA MENCIT YANG DI INDUKSI MAGNESIUM SULFAT

SAGALA, NURSYIFA S.W (2026) UJI EFEK ANTI DIARE EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) PADA MENCIT YANG DI INDUKSI MAGNESIUM SULFAT. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of FILE.1.COVER]
Preview
Text (FILE.1.COVER)
File 1.pdf - Published Version

Download (600kB) | Preview
[thumbnail of FILE.2.BAB.I]
Preview
Text (FILE.2.BAB.I)
File 2.pdf - Published Version

Download (184kB) | Preview
[thumbnail of FILE.3.BAB.II]
Preview
Text (FILE.3.BAB.II)
File 3.pdf - Published Version

Download (433kB) | Preview
[thumbnail of FILE.4.BAB.III] Text (FILE.4.BAB.III)
File 4.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (361kB)
[thumbnail of FILE.5.BAB.IV] Text (FILE.5.BAB.IV)
File 5.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (330kB)
[thumbnail of FILE.6.BAB.V] Text (FILE.6.BAB.V)
File 6.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (171kB)
[thumbnail of FILE.7.DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (FILE.7.DAFTAR PUSTAKA)
File 7.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Diare merupakan gangguan saluran pencernaan yang ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar dan perubahan konsistensi feses menjadi lebih cair akibat ketidakseimbangan proses absorpsi dan sekresi cairan di usus. Penggunaan tanaman obat sebagai alternatif terapi antidiare terus dikembangkan, salah satunya daun kelor (Moringa oleifera Lam.) yang diketahui mengandung flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan polifenol yang berpotensi memberikan efek antimotilitas, antisekretori, antiinflamasi, dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiare ekstrak etanol daun kelor pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi magnesium sulfat
(MgSO₄) serta menentukan dosis yang memberikan efek paling optimal. Penelitian menggunakan metode eksperimental laboratorik dengan desain Post-test Only Control Group Design. Sebanyak 15 ekor mencit dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol negatif (Na CMC 0,5%), kontrol positif (loperamid), dan kelompok ekstrak etanol daun kelor dosis 200, 400, dan 800 mg/kgBB. Parameter yang diamati meliputi frekuensi defekasi, konsistensi feses, dan waktu pemulihan diare. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji ukey HSD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun kelor memiliki aktivitas antidiare yang ditandai dengan penurunan frekuensi defekasi, perbaikan konsistensi feses, dan percepatan waktu pemulihan diare dibandingkan kontrol
negatif. Analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan bermakna antar kelompok perlakuan (p<0,001). Dosis 800 mg/kgBB memberikan efek antidiare paling optimal, dengan menurunkan frekuensi defekasi sebesar 38,72%, memperbaiki konsistensi feses, serta mempercepat waktu pemulihan diare sebesar 24,56% di banding dengan kelompok kontrol negatif.
Dapat disimpulkan bahwa Ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera L.) terbukti memiliki aktivitas antidiare pada mencit jantan yang di induksi magnesium sulfat. Hasil uji One-Way ANOVA di dapat nilai P < 0,001 (P < 0,05) yang
menandakan bahwa ekstrak etanol daun kelor memberikan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan diare. Dosis 800 mg/kgBB merupakan dosis yang memberikan efek antidiare paling optimal berdasarkan parameter frekuensi
defekasi, konsistensi feses, dan waktu pemulihan diare.
Kata kunci : Antidiare, Moringa oleifera Lam.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi
Depositing User: Basariah Basariah Basariah
Date Deposited: 03 Sep 2026 02:36
Last Modified: 03 Sep 2026 02:36
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7578

Actions (login required)

View Item
View Item