DAYA TERIMA DAN MUTU KIMIA BROWNIES DENGAN VARIASI SUBSTITUSI TEPUNG KACANG KEDELAI (Glycine max) DAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata) (KELABU) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN ANAK USIA 4-6 TAHUN

NORIDA, ATIKAH (2026) DAYA TERIMA DAN MUTU KIMIA BROWNIES DENGAN VARIASI SUBSTITUSI TEPUNG KACANG KEDELAI (Glycine max) DAN TEPUNG LABU KUNING (Cucurbita moschata) (KELABU) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN ANAK USIA 4-6 TAHUN. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVER.pdf - Published Version

Download (669kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (116kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (388kB) | Preview
[thumbnail of BAB III]
Preview
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (262kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (35kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA-LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Anak usia 4–6 tahun memerlukan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Brownies merupakan makanan selingan yang disukai anak, namun umumnya memiliki kandungan protein yang rendah. Substitusi tepung kacang kedelai dan tepung labu kuning diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi brownies. Penelitian ini bertujuan mengetahui daya terima dan mutu kimia brownies dengan variasi substitusi tepung kacang kedelai (Glycine max) dan tepung labu kuning (Cucurbita moschata) sebagai makanan selingan anak usia 4–6 tahun.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 2 kali pengulangan. Uji organoleptik dilakukan terhadap 50 panelis, sedangkan analisis data menggunakan uji ANOVA dan uji Duncan. Mutu kimia yang dianalisis meliputi kadar air, kadar abu, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, dan energi.
Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap warna (0,002), tekstur (0,005), rasa (0,001), dan aroma (0,001). Formulasi A (tepung terigu 50 g, tepung kacang kedelai 40 g, dan tepung labu kuning 10 g) merupakan formulasi terbaik dengan kadar air 23,81%, protein 9,38%, lemak 20,69%, karbohidrat 44,22%, dan energi 400,57 kkal/100g.
Disimpulkan bahwa formulasi A memiliki daya terima terbaik dan berpotensi sebagai makanan selingan bergizi bagi anak usia 4–6 tahun. Penelitian selanjutnya disarankan menguji daya simpan dan keamanan produk.

Kata kunci: brownies, tepung kacang kedelai, tepung labu kuning, daya terima, mutu kimia.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 07 Sep 2026 08:05
Last Modified: 07 Sep 2026 08:05
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7720

Actions (login required)

View Item
View Item