UJI MUTU FISIK DAN UJI MUTU KIMIA CHEESE STICK TEPUNG HATI AYAM DAN TEPUNG KACANG KEDELAI (Glycine max L) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN REMAJA PUTRI ANEMIA

ANGELIKA, ANGELIKA (2026) UJI MUTU FISIK DAN UJI MUTU KIMIA CHEESE STICK TEPUNG HATI AYAM DAN TEPUNG KACANG KEDELAI (Glycine max L) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN REMAJA PUTRI ANEMIA. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVER (1).pdf - Published Version

Download (891kB) | Preview
[thumbnail of BAB I]
Preview
Text (BAB I)
BAB I .pdf - Published Version

Download (243kB) | Preview
[thumbnail of BAB II]
Preview
Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (409kB) | Preview
[thumbnail of BAB III]
Preview
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (378kB) | Preview
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (336kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (203kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar Pustaka - Lampiran.pdf - Published Version

Download (2MB) | Preview

Abstract

Latar Belakang : Anemia masih menjadi masalah gizi yang banyak dialami remaja putri akibat rendahnya asupan zat besi. Salah satu upaya pencegahannya adalah melalui pemanfaatan pangan lokal. Pengembangan makanan selingan bergizi cheese stick dengan memanfaatkan tepung hati ayam sebagai sumber zat heme dan tepung kacang kedelai sebagai sumber protein nabati. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisik dan mutu kimia cheese stick berbahan tepung hati ayam dan tepung kacang kedelai sebagai makanan selingan bagi remaja putri anemia. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan dua kali pengulangan. Mutu fisik dinilai melalui uji organoleptik terhadap warna, tekstur, rasa, dan aroma oleh 60 panelis menggunakan skala hedonik. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Formulasi yang paling disukai kemudian dianalisis mutu kimianya di Laboratorium PT Saraswanti Indo Genetech (SIG) Bogor. Hasil penelitian: Menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada seluruh parameter organoleptik (p<0,05). Perlakuan B (tepung hati ayam 75 g dan tepung kacang kedelai 55 g) merupakan formulasi yang paling disukai panelis dengan nilai rata-rata warna 4,24, tekstur 4,17, rasa 4,38, dan aroma 4,10 (kategori sangat suka). Hasil uji kimia pada perlakuan B menunjukkan kandungan zat besi sebesar 3,48 mg, protein 24,46%, lemak 26,16%, karbohidrat 39,91%, dan energi total 443,5 kkal. Kesimpulan dan Saran: Penambahan tepung hati ayam dan tepung kacang kedelai menghasilkan cheese stick dengan mutu fisik yang baik dan kandungan gizi yang berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif makanan selingan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi remaja putri anemia. Kata kunci: cheese stick, tepung hati ayam, tepung kacang kedelai, anemia, zat besi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Jurusan D4 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 08 Sep 2026 03:22
Last Modified: 08 Sep 2026 03:50
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7741

Actions (login required)

View Item
View Item