SIHOMBING, MONICA IVANA (2026) DAYA TERIMA STIK TEPUNG TEMPE DENGAN VARIASI PENAMBAHAN TEPUNG PEGAGAN (Centella asiatica) SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER .pdf - Published Version
Download (706kB) | Preview
BAB I.pdf - Published Version
Download (203kB) | Preview
BAB II.pdf - Published Version
Download (455kB) | Preview
BAB III.pdf - Published Version
Download (271kB) | Preview
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (189kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (156kB)
DAFTAR PUSTAKA, lampiran.pdf - Published Version
Download (1MB) | Preview
Abstract
Camilan merupakan jenis makanan ringan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, namun sebagian besar camilan yang dikonsumsi masih rendah zat gizi dan tinggi lemak. Salah satu upaya meningkatkan nilai gizi camilan adalah dengan memanfaatkan pangan lokal seperti tepung tempe dan tepung pegagan (Centella asiatica). Tepung tempe memiliki kandungan protein yang tinggi, dan pegagan mengandung senyawa bioaktif serta antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana daya terima stik tepung tempe dengan variasi penambahan tepung pegagan sebagai alternatif camilan meliputi aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa.
Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 2 kali pengulangan. Perlakuan terdiri atas Perlakuan A (15 gram tepung pegagan), Perlakuan B (30 gram tepung pegagan) , Perlakuan C (45 gram tepung pegagan) dengan penambahan tepung tempe masing-masing sebanyak 50 gram pada setiap perlakuan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Ilmu Teknologi Pangan, Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Medan. Uji daya terima dilakukan menggunakan metode organoleptik skala hedonik oleh 25 panelis agak terlatih, kemudian dianalisis menggunakan uji Anova dan uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi (α = 5%).
Hasil penelitian menunjukkan variasi penambahan tepung pegagan memberikan pengaruh nyata yang signifikan (p < 0,05) terhadap seluruh parameter organoleptik stik tepung tempe. Perlakuan A memperoleh skor tertinggi pada aspek warna (4,66), tekstur (4,50), rasa (4,44), dan aroma (4,42). Formulasi ini menghasilkan warna hijau kecokelatan yang lebih menarik, tekstur renyah, aroma khas stik dan cita rasa gurih sehingga lebih disukai panelis.
Kesimpulan variasi penambahan tepung pegagan berpengaruh terhadap daya terima stik tepung tempe, dengan perlakuan A sebagai formulasi terbaik yang paling diterima panelis. Disarankan penelitian selanjutnya melakukan analisis kandungan zat gizi dan aktivitas antioksidan produk sehingga stik tepung tempe dengan penambahan tepung pegagan dapat dikembangkan sebagai alternatif camilan fungsional berbasis pangan lokal.
Kata kunci: Daya Terima, Stik, Tepung Tempe, Variasi Tepung Pegagan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 14 Sep 2026 04:23 |
| Last Modified: | 14 Sep 2026 04:23 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7813 |
