DAYA TERIMA COOKIES NASTAR DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN SEHAT

LATHERESIA, MAY (2026) DAYA TERIMA COOKIES NASTAR DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) SEBAGAI ALTERNATIF CAMILAN SEHAT. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER]
Preview
Text (COVER)
COVER KTI MAY.pdf - Published Version

Download (722kB) | Preview
[thumbnail of BAB 1]
Preview
Text (BAB 1)
BAB I KTI MAY.pdf - Published Version

Download (175kB) | Preview
[thumbnail of BAB 2]
Preview
Text (BAB 2)
BAB II KTIMAY.pdf - Published Version

Download (401kB) | Preview
[thumbnail of BAB 3]
Preview
Text (BAB 3)
BAB III KTI MAY.pdf - Published Version

Download (287kB) | Preview
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV KTI MAY.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (190kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB V KTI MAY.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (121kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN]
Preview
Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN KTI MAY.pdf - Published Version

Download (1MB) | Preview

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan salah satu bahan pangan lokal yang memiliki kandungan protein dan serat yang cukup tinggi sehingga berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan substitusi dalam pembuatan camilan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima cookies nastar dengan substitusi tepung kacang hijau sebagai alternatif camilan sehat berdasarkan aspek warna, tekstur, aroma, dan rasa serta menentukan formulasi yang paling disukai panelis.

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan dua kali pengulangan, yaitu perlakuan A (tepung terigu 80 gram : tepung kacang hijau 20 gram), perlakuan B (tepung terigu 40 gram : tepung kacang hijau 60 gram), dan perlakuan C (tepung terigu 25 gram : tepung kacang hijau 75 gram). Uji organoleptik dilakukan terhadap 25 panelis semi terlatih menggunakan uji hedonik skala 1–5.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A memperoleh tingkat kesukaan tertinggi pada warna (4,58), tekstur (4,60), aroma (4,54), dan rasa (4,44) dengan kategori sangat suka. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antarperlakuan terhadap warna, tekstur, aroma, dan rasa cookies nastar (p<0,05).

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perlakuan A dengan formulasi tepung terigu 80 gram dan tepung kacang hijau 20 gram merupakan perlakuan yang paling direkomendasikan berdasarkan hasil uji organoleptik. Formulasi tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif camilan sehat berbasis pangan lokal dengan tingkat penerimaan panelis yang tinggi. Disarankan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kandungan gizi dan daya simpan produk.

Kata Kunci: Cookies nastar, tepung kacang hijau, daya terima, uji organoleptik, camilan sehat.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 17 Sep 2026 02:29
Last Modified: 17 Sep 2026 02:29
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7863

Actions (login required)

View Item
View Item