FIKA AYUNDA, PUTRI (2017) UJI EFEK PENYEMBUHAN LUKA GORES SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN LIDAH BUAYA (Aloe vera L) PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus) DENGAN SALEP BETADINE SEBAGAI PEMBANDING. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
038 KTI ERVINA SEMBIRING FILE 1 DAFTAR ISI.pdf - Published Version
Download (652kB)
039 KTI FIKA AYUNDA PUTRI FILE 2 BAB I.pdf - Published Version
Download (117kB)
039 KTI FIKA AYUNDA PUTRI FILE 3 BAB II.pdf - Published Version
Download (494kB)
039 KTI FIKA AYUNDA PUTRI FILE 4 BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (357kB)
039 KTI FIKA AYUNDA PUTRI FILE 5 BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (130kB)
039 KTI FIKA AYUNDA PUTRI FILE 6 BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (112kB)
039 KTI FIKA AYUNDA PUTRI FILE 7 DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Lidah buaya merupakan sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan perawatan kulit. Gel lidah buaya memiliki aktivitas sebagai antibakteri, anti jamur, meningkatkan darah ke daerah yang terluka, dan menstimulasi fibroblast, yaitu sel-sel kulit yang bertanggung jawab untuk penyembuhan luka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak lidah buaya terhadap penyembuhan luka gores kelinci dengan berbagai konsentrasi.
Penelitian ini mengunakan metode eksperimental, dengan menggunakan 15 ekor kelinci yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu 1 kelompok kontrol positif (Salep Betadine), 3 kelompok perlakuan (Salep Ekstrak Etanol Lidah Buaya konsentrasi 20%, 30%, dan 40%), dan 1 kelompok kontrol negatif (diberi basis salep). Punggung kelinci digores sepanjang 1,5 cm menggunakan pisau cutter. Pemberian ekstrak daun lidah buaya dan pengukuran panjang luka dilakukan setiap hari sampai luka sembuh.
Hasil penelitian memperlihatkan luka gores kelinci yang dioleskan ekstrak daun lidah buaya 40% memiliki waktu penyembuhan 4,6 hari hampir sama dengan luka gores yang dioleskan salep Betadine yaitu 4 hari.
Kesimpulannya adalah pemberian ekstrak etanol daun lidah buaya efekif untuk mempercepat penyembuhan luka gores pada kulit kelinci.
Kata kunci : Luka gores, Salep ekstrak etanol lidah buaya, Kelinci, Salep Betadine
Daftar Bacaan : 15 (1979-2015)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 18 Sep 2026 12:16 |
| Last Modified: | 18 Sep 2026 12:16 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7905 |
