DAYA TERIMA FORMULASI KUE LAPIS DENGAN SUBSTITUSI VARIASI TEPUNG KACANG HIJAU DAN TEPUNG DAUN KATUK SEBAGAI CAMILAN ALTERNATIF IBU MENYUSUI

Sibagariang, Enjel P.F. (2026) DAYA TERIMA FORMULASI KUE LAPIS DENGAN SUBSTITUSI VARIASI TEPUNG KACANG HIJAU DAN TEPUNG DAUN KATUK SEBAGAI CAMILAN ALTERNATIF IBU MENYUSUI. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER (1).pdf - Published Version

Download (918kB)
[thumbnail of BAB 1] Text (BAB 1)
BAB I.pdf - Published Version

Download (468kB)
[thumbnail of BAB 2] Text (BAB 2)
BAB II.pdf - Published Version

Download (668kB)
[thumbnail of BAB 3] Text (BAB 3)
BAB III.pdf - Published Version

Download (403kB)
[thumbnail of BAB 4] Text (BAB 4)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (464kB)
[thumbnail of BAB 5] Text (BAB 5)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (144kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA dan LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (2MB)

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif sangat penting bagi tumbuh kembang bayi, namun cakupannya di Indonesia masih belum optimal, salah satunya disebabkan oleh kualitas dan kuantitas ASI yang dipengaruhi status gizi ibu menyusui, termasuk masalah anemia defisiensi besi. Tepung daun katuk dan tepung kacang hijau merupakan pangan lokal yang berpotensi sebagai galaktagog alami sekaligus sumber protein dan zat besi bagi ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima formulasi kue lapis dengan substitusi variasi tepung kacang hijau dan tepung daun katuk sebagai camilan alternatif ibu menyusui.
Jenis penelitian ini adalah eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, yaitu perlakuan A (tepung daun katuk 5 g dan tepung kacang hijau 45 g), perlakuan B (tepung daun katuk 7 g dan tepung kacang hijau 43 g), dan perlakuan C (tepung daun katuk 9 g dan tepung kacang hijau 41 g), dengan 2 kali ulangan. Uji organoleptik dilakukan oleh 50 orang panelis terhadap parameter warna, tekstur, rasa, dan aroma, kemudian dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji Duncan.
Perlakuan B secara konsisten memperoleh nilai rata-rata tertinggi pada seluruh parameter, yaitu warna 4,47, tekstur 4,41, rasa 4,40, dan aroma 4,37, seluruhnya dengan kategori sangat suka. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan daya terima yang signifikan pada seluruh parameter (p = 0,001 < 0,05). Terdapat perbedaan daya terima warna,tekstur,rasa, dan aroma kue lapis terhadap perlakuan B. Formulasi perlakuan B merupakan formulasi yang paling disukai panelis dan direkomendasikan sebagai camilan alternatif bergizi bagi ibu
menyusui.

Kata Kunci: kue lapis, tepung daun katuk, tepung kacang hijau, daya terima, ibu menyusui

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 21 Sep 2026 03:01
Last Modified: 21 Sep 2026 03:01
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7914

Actions (login required)

View Item
View Item