PENETAPAN KADAR PEMANIS BUATAN NA-SIKLAMAT PADA SERBUK KEMBANG GULA DENGAN METODE ALKALIMETRI

Tiara Putri, Ramadhani (2026) PENETAPAN KADAR PEMANIS BUATAN NA-SIKLAMAT PADA SERBUK KEMBANG GULA DENGAN METODE ALKALIMETRI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK] Text (COVER & ABSTRAK)
1. COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
2. BAB I.pdf - Published Version

Download (305kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
3. BAB II.pdf - Published Version

Download (319kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
4. BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (417kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (307kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (6kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
7. DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Natrium siklamat merupakan pemanis buatan non-nutritif yang banyak digunakan
pada produk pangan, termasuk serbuk kembang gula. Penggunaan yang melebihi
batas maksimum dapat menimbulkan risiko kesehatan sehingga perlu dilakukan
pengawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar natrium siklamat
pada serbuk kembang gula yang dijual di sekitar Kawasan Medan Mega Center
(MMTC) Serta mengevaluasi kesesuaiannya dengan batas maksimum yang
ditetapkan BPOM sebesar 500 mg/kg. Jenis penelitian yang digunakan adalah
penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif menggunakan metode alkalimetri.
Dilakukan di Laboratorium Kimia Kesehatan Makanan dan Minuman, Jurusan
Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Medan pada bulan
Desember 2025 sampai April 2026. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode
alkalimetri melalui titrasi dengan larutan NaOH 0,1000 N yang telah
distandarisasi menggunakan asam oksalat dan indikator fenolftalein. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kadar natrium siklamat pada sampel A sebesar
897,99 mg/kg, sampel B sebesar 67,92 mg/kg, dan sampel C sebesar 218,84
mg/kg. Sampel A tidak memenuhi persyaratan BPOM karena melebihi batas
maksimum yang diizinkan, sedangkan sampel B dan C masih memenuhi
persyaratan. Disimpulkan bahwa kadar natrium siklamat pada serbuk kembang
gula bervariasi dan masih ditemukan produk yang melebihi batas yang ditetapkan,
sehingga diperlukan pengawasan yang lebih ketat untuk menjamin keamanan
pangan.
Kata kunci: Natrium siklamat, serbuk kembang gula, alkalimetri, titrasi,
keamanan pangan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 22 Sep 2026 06:53
Last Modified: 22 Sep 2026 06:53
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7943

Actions (login required)

View Item
View Item