DAYA TERIMA COOKIES SUBSTITUSI TEPUNG BAYAM HIJAU (Amaranthus tricolor L.) DAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) SEBAGAI ALTERNATIF CEMILAN SEHAT

BR KABAN, ALEMINA ETIMANTA (2026) DAYA TERIMA COOKIES SUBSTITUSI TEPUNG BAYAM HIJAU (Amaranthus tricolor L.) DAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) SEBAGAI ALTERNATIF CEMILAN SEHAT. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
Cover.pdf - Published Version

Download (641kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I .pdf - Published Version

Download (230kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Accepted Version

Download (438kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (337kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (198kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
Daftar pustaka dan lampiran.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang masih banyak terjadi di Indonesia, terutama pada remaja putri, sehingga diperlukan alternatif makanan selingan yang bergizi untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi. Tepung bayam hijau dan tepung kacang hijau merupakan bahan pangan lokal yang mengandung zat besi, protein, dan serat sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan substitusi dalam pembuatan cookies.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas tiga perlakuan dan dua kali pengulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu A (135 g tepung terigu, 5 g tepung bayam hijau, dan 20 g tepung kacang hijau), B (110 g tepung terigu, 10 g tepung bayam hijau, dan 40 g tepung kacang hijau), serta C (85 g tepung terigu, 15 g tepung bayam hijau, dan 60 g tepung kacang hijau). Uji organoleptik dilakukan terhadap 50 panelis agak terlatih menggunakan skala hedonik, kemudian data dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf kepercayaan 95%.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap daya terima cookies pada parameter warna (p=0,034), aroma (p=0,002), tekstur (p=0,009), dan rasa (p=0,013). Perlakuan B menghasilkan nilai rata-rata daya terima tertinggi pada parameter warna (4,42), aroma (4,37), tekstur (4,34), dan rasa (4,44) dengan kategori sangat disukai panelis.
Formulasi cookies terbaik adalah perlakuan B (110 g tepung terigu, 10 g tepung bayam hijau, dan 40 g tepung kacang hijau) karena memiliki tingkat daya terima tertinggi.
Kata kunci: Daya Terima, Cookies, Alternatif Cemilan Sehat

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi
Depositing User: Herly Nainggolan Nainggolan
Date Deposited: 22 Sep 2026 07:23
Last Modified: 22 Sep 2026 07:23
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7949

Actions (login required)

View Item
View Item