Br Gurusinga, Debby Amanda (2026) DAYA TERIMA COOKIES LABU KUNING (Cucurbita Moschata Durch) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG KACANG HIJAU (Vigna Radiata, L.) SEBAGAI MAKANAN SELINGAN SEHAT. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
COVER.pdf - Published Version
Download (2MB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (283kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (429kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (407kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (383kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (273kB)
DAFTAR PUSTAKA DAN LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
Perubahan pola konsumsi masyarakat meningkatkan kebutuhan terhadap makanan selingan yang sehat, dan bergizi. Cookies dapat menjadi salah satu makanan selingan dengan memanfaatkan bahan pangan lokal seperti labu kuning dan kacang hijau. Labu kuning kaya akan β-karoten, sedangkan kacang hijau memiliki kandungan protein dan serat yang cukup tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima cookies labu kuning dengan penambahan tepung kacang hijau sebagai makanan selingan sehat.
Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 3 perlakuan dan 2 kali pengulangan, yaitu perlakuan A (tepung labu kuning 35 gram dan tepung kacang hijau 25 gram), perlakuan B (tepung labu kuning 35 gram dan tepung kacang hijau 20 gram), dan perlakuan C (tepung labu kuning 35 gram dan tepung kacang hijau 15 gram). Penilaian daya terima dilakukan melalui uji organoleptik terhadap warna, tekstur, rasa dan aroma dengan 30 panelis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A merupakan formulasi yang paling disukai panelis meliputi warna, tekstur, rasa, dan aroma. Nilai rata-rata kesukaan perlakuan A terhadap warna sebesar 4,45 (sangat suka), tekstur 4,40 (sangat suka), rasa 4,41 (sangat suka), dan aroma 4,35 (sangat suka). Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p=0,000 (<0,05) pada parameter warna, tekstur, rasa, dan aroma, sehingga terdapat pengaruh penambahan tepung kacang hijau terhadap daya terima cookies.
Kesimpulannya, perlakuan A (tepung labu kuning 35 gram dan tepung kacang hijau 25 gram) merupakan formulasi yang paling disukai panelis sehingga berpotensi dikembangkan sebagai makanan selingan sehat. Disarankan untuk melakukan pengembangan formulasi dengan variasi perbandingan tepung lainnya agar diperoleh mutu organoleptik dan kandungan gizi yang lebih baik.
Kata kunci: Cookies, labu kuning, kacang hijau, daya terima, makanan selingan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 02:21 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 02:21 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7954 |
