MAHARANI, AURA BUNGA (2026) DAYA TERIMA KERIPIK TEMPE DENGAN PENAMBAHAN VARIASI FORMULA TEPUNG TULANG IKAN NILA (Oreochromis Niloticus. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.
COVER.pdf - Published Version
Download (579kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (131kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (440kB)
BAB III.pdf - Published Version
Download (205kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (359kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (115kB)
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Asupan kalsium penting untuk menjaga kesehatan tulang serta mengurangi risiko dismenore (nyeri menstruasi akibat kontraksi otot rahim). Untuk memenuhi kebutuhan gizi tersebut, dimanfaatkan kombinasi tepung tulang ikan nila (Oreochromis niloticus) yang kaya akan kalsium sebesar 11.745 mg, dengan keripik tempe sebagai sumber protein tinggi berbasis kedelai. Sehubungan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima organoleptik meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa pada produk keripik tempe dengan penambahan variasi formula tepung tulang ikan nila.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari satu kontrol (KT0 = 0 g) dan dua perlakuan penambahan tepung tulang ikan nila, yaitu KT1 (2,4 g) dan KT2 (3,7 g) per 100 g kedelai dan 100 g tapioka dengan dua kali pengulangan. Penilaian tingkat daya terima dilakukan melalui uji organoleptik skala hedonic oleh 60 panelis mahasiswi semester 4 Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Medan. Data hasil penilaian dianalisis secara statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis pada taraf signifikan α = 0,05.
Hasil uji statistik Kruskal-Wallis menunjukkan bahwa penambahan tepung tulang ikan nila tidak memberikan perbedaan signifikan pada parameter warna (p = 0,250), aroma (p = 0,325), dan rasa (p = 0,478) antarperlakuan (p > 0,05), namun memberikan perbedaan yang signifikan pada parameter tekstur (p = 0,026 < 0,05). Perlakuan KT1 memperoleh skor rata-rata rasa tertinggi (4,35), KT2 memperoleh skor warna tertinggi (4,38), serta KT0 memperoleh skor aroma (4,30) dan tekstur tertinggi (4,43).
Disimpulkan bahwa penambahan tepung tulang ikan nila tidak menurunkan daya terima warna, aroma, dan rasa keripik tempe. Formula KT1 menjadi perlakuan terbaik (rata-rata total 4,30) berkarakteristik renyah, putih kecokelatan, dan gurih, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai selingan sehat kaya kalsium dan protein.
Kata kunci: Keripik Tempe, Tulang Ikan Nila
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Gizi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Gizi |
| Depositing User: | Herly Nainggolan Nainggolan |
| Date Deposited: | 23 Sep 2026 03:51 |
| Last Modified: | 23 Sep 2026 03:51 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7967 |
