EFEKTIVITAS FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN (IPOMOEA AQUATICA) KANGKUNG AIR DAN (EQUISETUM HYEMALE) BAMBU AIR TERHADAP PENURUNAN KADAR BOD (BIOCHEMICAL OXYGEN DEMAND) PADA LIMBAH AIR RUMAH MAKAN

HALOHO, ELZHY SEPRIMA (2026) EFEKTIVITAS FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN (IPOMOEA AQUATICA) KANGKUNG AIR DAN (EQUISETUM HYEMALE) BAMBU AIR TERHADAP PENURUNAN KADAR BOD (BIOCHEMICAL OXYGEN DEMAND) PADA LIMBAH AIR RUMAH MAKAN. Diploma thesis, KESEHATAN LINGKUNGAN.

[thumbnail of COVER - DAFTAR LAMPIRAN .pdf] Text
COVER - DAFTAR LAMPIRAN .pdf - Published Version

Download (703kB)
[thumbnail of BAB I .pdf] Text
BAB I .pdf - Published Version

Download (138kB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf - Published Version

Download (431kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (258kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (227kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (126kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN .pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA - LAMPIRAN .pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Limbah cair rumah makan mengandung beban organik tinggi yang membahayakan kehidupan
manusia dan kelestarian lingkungan. Kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) melampaui baku
mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2025 sebesar 30
mg/L, sehingga diperlukan pengolahan efektif dan berbiaya rendah. Penelitian ini bertujuan
mengetahui efektivitas fitoremediasi menggunakan Kangkung Air (Ipomoea aquatica) dan Bambu
Air (Equisetum hyemale) dalam menurunkan kadar BOD limbah cair rumah makan.Penelitian
dilaksanakan di Rumah Makan Arya dengan BOD awal 300 mg/L, desain eksperimen semu pre
test post-test, perlakuan 1 hari, 5 hari, dan 10 hari dengan tiga replikasi. Analisis menggunakan uji
Shapiro-Wilk, One-Way ANOVA dengan Post Hoc Tukey HSD, serta Independent Sample T-Test.
Kangkung Air menurunkan BOD sebesar 3,4%, 26,11%, dan 58,78% pada hari ke-1, ke-5, dan ke
10. Bambu Air menunjukkan penurunan lebih tinggi yaitu 5,0%, 35,0%, dan 69,56% pada waktu
yang sama. Waktu kontak 10 hari merupakan durasi optimal berdasarkan uji ANOVA (F =
2507,040; p = 0,000). Uji Independent Sample T-Test menunjukkan perbedaan signifikan (t =
6,525; p = 0,003; mean difference = 32,333 mg/L), membuktikan Bambu Air lebih efektif. Kadar
BOD akhir 123,67 mg/L dan 91,33 mg/L belum memenuhi baku mutu, sehingga fitoremediasi
lebih
tepat sebagai pra-pengolahan. Disarankan memperpanjang waktu kontak dan
mengombinasikan dengan grease trap guna meningkatkan efektivitas penurunan BOD.
Kata kunci : Fitoremediasi, BOD, Limbah Cair Rumah Makan, Ipomoea aquatica,
Equisetum hyemale

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: Jurusan/Prodi Sanitasi(Kesehatan Lingkungan) Kemenkes Poltekkes Medan > Skripsi Mahasiswa Prodi D4 Sanitasi/Kesehatan Lingkungan
Depositing User: Mahdalena Mahdalena Br Tarigan
Date Deposited: 24 Sep 2026 09:02
Last Modified: 24 Sep 2026 09:06
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/7995

Actions (login required)

View Item
View Item