Siregar, Ganti Tua and Siregar, Hotma (2025) AQIQAH TANPA ASAP ROKOK: GERAKAN BERSAMA TOKOH ADAT, AGAMA, DAN MASYARAKAT UNTUK BAYI SEHAT. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa ( JPMA), 7 (2). ISSN 2715-0178
Ganti Tua Siregar, Hotma Royani Siregar, Herawati Harahap.pdf - Published Version
Download (225kB)
Abstract
ABSTRAK
Aqiqah merupakan tradisi religius dan budaya yang penting sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran
bayi. Namun, dalam pelaksanaannya, sering ditemukan kebiasaan merokok di sekitar lokasi aqiqah
yang dapat membahayakan kesehatan bayi Baru lahir. Asap rokok mengandung zat berbahaya yang
dapat meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan, gangguan tumbuh kembang, dan bahkan
kematian bayi. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menginisiasi gerakan "Aqiqah Tanpa Asap
Rokok" melalui pendekatan kolaboratif bersama tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan, dan kampanye lingkungan bebas asap rokok pada
saat aqiqah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang bahaya
asap rokok bagi bayi Baru lahir. Gerakan "Aqiqah Tanpa Asap Rokok" menjadi pendekatan promotif-
preventif yang relevan dengan nilai budaya dan spiritual, serta dapat menjadi model edukasi kesehatan
keluarga yang berkelanjutan untuk melindungi bayi dari paparan zat berbahaya sejak awal
kehidupannya. Diharapkan Gerakan ini dapat menjadi budaya Baru dalam pelaksanaan Aqiqah
dimasyarakat, dan bisa dijadikan sebagai peraturan daerah Aqiqah tanpa asap rokok di Kota
Padangsidempuan.
Kata kunci: Aqiqah tanpa asap rokok, Kesehatan bayi, Tokoh agama, Tokoh adat, Tokoh masyarakat
ABSTRACT
Aqiqah is an important religious and cultural tradition as a form of gratitude for the birth of a baby.
However, in its implementation, smoking is often found around the aqiqah location which can endanger
the health of newborns. Cigarette smoke contains harmful substances that can increase the risk of
respiratory tract infections, growth disorders, and even infant death. This community service aims to
initiate the "Smoke-Free Aqiqah" movement through a collaborative approach with traditional leaders,
religious leaders, and community leaders. The methods used include health education, and a smoke-
free environment campaign during the aqiqah. The results of the activity show an increase in public
knowledge about the dangers of cigarette smoke for newborns. The "Smoke-Free Aqiqah" movement is
a promotive-preventive approach that is relevant to cultural and spiritual values, and can be a model
for sustainable family health education to protect babies from exposure to harmful substances from the
beginning of their lives. It is hoped that this movement can become a new culture in the implementation
of Aqiqah in the community, and can be used as a regional regulation for smoke-free Aqiqah in
Padangsidempuan City.
Keywords: Smoke-free Aqiqah, Infant health, Religious leaders, Traditional leaders, Community
leaders
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Tapteng > Karya Ilmiah Dosen D3 Keperawatan Tapteng > Jurnal Nasional Dosen D3 Keperawatan Tapteng |
| Depositing User: | Ramlah Yusni Tumangger |
| Date Deposited: | 26 Sep 2026 14:25 |
| Last Modified: | 26 Sep 2026 14:25 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/8040 |
