-, Yusniar and Saragi, Maria (2025) PEMBERDAYAAN IBU TENTANG KESEHATAN FISIK DAN MENTAL ANAK PECANDU LEM SEBAGAI UPAYA DALAM TANGGAP DARURAT BENCANA NARKOBA. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa ( JPMA), 7 (3). ISSN 2715-0178
Yusniar (Penmas Aufa).pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Penyalahgunaan lem pada anak merupakan masalah serius di Kota Sibolga karena
berdampak pada kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan risiko bencana narkoba di masa depan.
Ibu memiliki peran penting dalam pencegahan melalui edukasi dan pemberdayaan. Tujuan: Kegiatan
ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu di Kelurahan Aek Manis untuk meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan terkait kesehatan fisik dan mental anak pecandu lem. Metode: Kegiatan meliputi
sosialisasi, penyuluhan, dan diskusi kelompok dengan melibatkan 30 ibu rumah tangga sebagai mitra.
Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi sikap. Hasil: Terdapat peningkatan
pengetahuan sebesar 72%, keterampilan deteksi dini 65%, dan sikap positif terhadap pencegahan
narkoba 70%. Kegiatan ini meningkatkan soft skill ibu dalam mendidik anak serta mendukung
keberlanjutan program tanggap darurat narkoba di tingkat keluarga. Kesimpulan: Pemberdayaan ibu
efektif memperkuat kapasitas keluarga dalam mencegah dan menangani perilaku menghirup lem pada
anak.
Kata Kunci: Pemberdayaan ibu, Kesehatan fisik, Kesehatan mental, Anak pecandu lem; Tanggap
darurat narkoba
ABSTRACT
Background: Glue sniffing among children is an alarming problem in Sibolga City, harming both
physical and mental health and increasing the risk of a future narcotics disaster. Mothers play a crucial
role in prevention through education and empowerment. Objective: This program aimed to empower
mothers in Aek Manis Subdistrict to improve knowledge and skills in addressing children’s physical and
mental health issues related to glue addiction. Methods: Activities included socialization, health
education, and group discussions with 30 housewives as community partners. Evaluation was
conducted using pre- and post-tests and attitude observation. Results: Knowledge increased by 72%,
early detection skills by 65%, and positive attitudes toward drug prevention by 70%. The program
enhanced mothers’ soft skills in child education and contributed to sustainable family-based narcotics
disaster preparedness. Conclusion: Empowering mothers effectively strengthens family capacity in
preventing and managing glue-sniffing behavior among children.
Keywords: Mothers’ empowerment, Physical health, Mental health, Glue-addicted children, Narcotics
disaster response
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Tapteng > Karya Ilmiah Dosen D3 Keperawatan Tapteng > Laporan Pengmas Dosen D3 Keperawatan Tapteng |
| Depositing User: | Ramlah Yusni Tumangger |
| Date Deposited: | 27 Sep 2026 00:38 |
| Last Modified: | 27 Sep 2026 00:38 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/8063 |
