Silitonga, Nadia Anggraini and Siregar, Ganti Tua and Saragi, Maria Magdalena (2025) PENERAPAN GENGGAM BOLA KARET DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSU Dr. FERDINAND LUMBAN TOBING SIBOLGA TAHUN 2025. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Medan Kementrian Kesehatan.
Cover Nadia.pdf - Published Version
Download (1MB)
BAB I NADIA.pdf - Published Version
Download (598kB)
BAB II NADIA.pdf - Published Version
Download (660kB)
BAB III NADIA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (492kB)
BAB IV NADIA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (810kB)
BAB V NADIA.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (361kB)
DAPUS & LAMPIRAN NADIA.pdf - Published Version
Download (6MB)
Abstract
ABSTRAK
PENERAPAN GENGGAM BOLA KARET DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK
PADA PASIEN STROKE ISKEMIK DI RSU Dr. FERDINAND LUMBAN TOBING
SIBOLGA TAHUN 2025
Nadia Anggraini Silitonga*. Ganti Tua Siregar **. Maria Magdalena Saragi **
Kementrian Kesehatan Politeknik Kesehatan Medan
Email: nadiasilitonga12@gmail.com
Latar Belakang: Stroke Iskemik (non hemoragik) adalah penurunan aliran darah ke
bagian otak yang disebabkan oleh vasokontriksi akibat penyumbatan pada
pembuluh darah arteri. Berdasarkan Hasil Survei Pendahuluan yang dilakukan
peneliti di RSU Dr. Ferdinand Lumban Tobing pada tanggal 10 Februari 2025 maka
didapatkan data jumlah penderita penyakkit stroke iskemik pada tahun 2020
berjumlah 62 kasus, tahun 2021 58 kasus, tahun 2022 berjumlah 133 kasus, tahun
2023 berjumlah 127 kasus, tahun 2024 berjumlah 192 kasus, pada bulan Januari
tahun 2025 berjumlah 10. Tujuan: Menggambarkan penerapan Genggam Bola
Kaeret dalam mengatasi masalah gangguan mobilitas fisik fisik pada pasien Stroke
Iskemik. Metode : Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif dengan metode
pendekatan studi kasus dengan 2 responden yang mengalami Stroke Iskemik
dengan gangguan mobilitas fisik dan lokasi penelitian di RSU Dr. Ferdinand
Lumban Tobing Kota Sibolga Tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan
observasi langsung, pengukuran kekuatan otot, catatan medis, catatan harian dan
wawancara. Hasil : Studi kasus menunjukkan klien 1 pada hari 1 setelah dilakukan
penerapan genggam bola karet didapatkan nilai kekuatan otot (3) dan pada hari
ketujuh mengalami peningkatan nilai kekuatan otot (4). Pada klien 2 pada hari 1
setelah dilakukan penerapan genggam bola karet didapatkan nilai kekuatan otot (2)
dan pada hari ketujuh mengalami peningkatan nilai kekuatan otot (3). Kesimpulan
: Gangguan mobilitas fisik pada pasien Stroke Iskemik yang dilakukan selama 7
hari. Saran : Bagi subjek penelitian diharapkan agar klien dapat melakukan
penerapan genggam bola karet secara mandiri. Bagi tempat penelitian diharapkan
menambah petunjuk tentang pengembangan pelayanan praktek untuk mengatasi
gangguan mobilitas fisik pada pasien Stroke Iskemik. Bagi institusi dapat
digunakan sebagai bahan referensi pendidikan mahasiswa.
Kata Kunci : Genggam Bola Karet, Stroke Iskemik, Gangguan Mobilitas Fisik
Literatur : 27 literatur ( 2018 – 2024)
*Mahasiswa Studi Prodi DIII Keperwatan Tapanuli Tengah
**Dosen Pembimbing Prodi DIII Keperawatan Tapanuli Tengah
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Tapteng > KTI Mahasiswa D3 Keperawatan Tapteng |
| Depositing User: | Ramlah Yusni Tumangger |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 04:45 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 04:45 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5112 |
