Manulang, Theresia and Nasution, Ramlan and -, Yusniar (2025) PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DENGAN NYERI AKUT PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RUMAH SAKIT UMUM Dr. FERDINAND LUMBAN TOBING SIBOLGA TAHUN 2025. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Medan Kementrian Kesehatan.
Cover Kti Theresia.pdf - Published Version
Download (511kB)
Bab 1 (Pendahuluan).pdf - Published Version
Download (121kB)
Bab 2 (Tinjauan Pustaka)7.pdf - Published Version
Download (468kB)
Bab 3 (Metode Studi Kasus).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (116kB)
Bab 4 ( Hasil dan Pembahasan).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (858kB)
Bab 5 (Kesimpulan dan saran).pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (55kB)
Daftar Pustaka dan lampiran Theresia.pdf - Published Version
Download (2MB)
Abstract
ABSTRAK
PENERAPAN TERAPI RELAKSASI NAFAS DALAM DENGAN NYERI AKUT
PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE DI RUMAH SAKIT UMUM
Dr. FERDINAND LUMBAN TOBING SIBOLGA
TAHUN 2025
Theresia Manulang*, Ramlan, Nasution**, Yusniar**
Kementrian Kesehatan Politeknik Kesehatan Medan
Email: reesyamn02@gmail.com
Latar Belakang dan Tujuan: Congestive Heart Failure adalah gagal jantung sindrom
klinis yang terjadi akibat ketidakmampuan jantung memompa cukup darah ke seluruh tubuh
sehingga kebutuhan oksigen dan nutrisi tidak terpenuhi secara menyeluruh. Salah satu gejala
umum pada Congestive Heart Failure adalah nyeri dada disebabkan oleh
ketidakseimbangan antara kebutuhan oksigen ke miokardium. Berdasarkan Hasil
Survey Pendahuluan yang dilakukan peneliti di RSU Dr. Ferdinand Lumban Tobing
pada tanggal 25 Februari 2025 didapatkan data jumlah penderita Congestive Heart
Failure pada tahun 2020 berjumlah 83 kasus, tahun 2021 berjumlah 59 kasus, tahun
2022 berjumlah 155 kasus, tahun 2023 berjumlah 158 kasus, tahun 2024 berjumlah
183 kasus. Pada tahun 2025 di Januari berjumlah 12 kasus. Menggambarkan
penerapan terapi relaksasi nafas dalam untuk mengatasi masalah nyeri akut pada
pasien Congestive Heart Failure.
Metode Studi Kasus : Jenis Penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif dengan metode
pendekatan studi kasus dengan 2 responden Congestive Heart Failure dengan nyeri
akut dan lokasi penelitian di RSU Ferdinand Lumban Tobing Kota Sibolga Tahun
2025. Pengumpulan data dengan observasi langsung, pengukuran skala nyeri, catatan
medis, catatan harian dan wawancara.
Hasil : Studi kasus menunjukkan klien 1 pada hari 1 setelah dilakukan terapi relaksasi
nafas dalam didapatkan pengukuran skala nyeri sedang (6) pada hari ketujuh
penurunan skala nyeri menjadi nyeri ringan (2). Pada klien 2 pada hari 1 setelah
dilakukan terapi relaksasi nafas dalam didapatkan pengukuran skala nyeri sedang (5)
pada hari ketujuh penurunan skala nyeri menjadi nyeri ringan (2).
Kesimpulan dan Saran : Nyeri akut pada pasien Congestive Heart Failure teratasi
sebagian dengan penerapan terapi relaksasi nafas dalam yang dilakukan selama 7 hari.
Diharapkan perawat dapat meningkatkan pelayanan pada klien Congestive Heart
Failure dengan nyeri akut menggunakan penerapan terapi relaksasi nafas dalam.
Kata Kunci : Terapi Relaksasi Nafas Dalam, Nyeri akut, Congestive Heart Failure.
Literatur : 51 Literatur (2020-2025)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Tapteng > KTI Mahasiswa D3 Keperawatan Tapteng |
| Depositing User: | Ramlah Yusni Tumangger |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 02:54 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 02:54 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5125 |
