Cut, Ade Sulistya (2023) GAMBARAN C-REACTIVE PROTEIN PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI RUMAH SAKIT PENDIDIKAN PROF. dr. CHAIRUDDIN PANUSUNAN LUBIS UNIVERSITAS SUMATERA UTARA. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version
Download (529kB)
BAB I.pdf - Published Version
Download (55kB)
BAB II.pdf - Published Version
Download (151kB)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (56kB)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (165kB)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (108kB)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version
Download (1MB)
Abstract
Tuberkulosis Paru adalah suatu penyakit infeksi menular yang disebabkan bakteri
Mycobacterium tuberculosis yang dapat menyerang berbagai organ, terutama paruparu. Pemeriksaan CRP adalah pemeriksaan yang dilakukan pada penderita TB
Paru sebagai pendeteksi dini terjadinya inflamasi yang diperiksa melalui tes
aglutinasi. CRP adalah suatu alfa globulin yang timbul dalam serum setelah
terjadinya proses inflamasi. Peningkatan konsentrasi CRP akan meningkat tajam
setelah adanya peradangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
Gambaran C-Reactive Protein Pada Pasien Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit
Pendidikan Prof. dr. Chairuddin Panusunan Lubis Universitas Sumatera Utara.
Metode penelitian yang digunakan bersifat deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan
di Laboratorium Rumah Sakit Pendidikan Prof. dr. Chairuddin Panusunan Lubis
Universitas Sumatera Utara. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan JanuariJuni 2023. Metode pemeriksaan yang digunakan adalah Metode Kualitatif yaitu
Latex Aglutinasi. Sampel dalam penelitian ini 16 orang pasien Tuberkulosis Paru
yang telah di diagnosa di Rumah Sakit Pendidikan Prof. dr. Chairuddin Panusunan
Lubis Universitas Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16
pasien penderita Tuberkulosis Paru mempunyai hasil CRP Positif sebanyak 9 orang
(56%) dan CRP negatif sebanyak 7 orang (44%) dengan paling banyak ditemukan
pada laki-laki dan usia lanjut ( ≥ 55 tahun). Dapat disimpulkan bahwa Tuberkulosis
Paru merupakan salah satu faktor peningkatan C-Reactive Protein.
Kata Kunci : Tuberkulosis Paru, C-Reactive Protein
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions: | Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis |
| Depositing User: | Hermawani Syafriani Matondang |
| Date Deposited: | 06 Feb 2026 09:05 |
| Last Modified: | 06 Feb 2026 09:05 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5197 |
