SAPUTRI AYU NINGSIH, SAPUTRI AYU NINGSIH (2020) STUDI LITERATUR UJI EFEK SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP PENYEMBUH LUKA BAKAR PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus). Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.
32. KTI SAPUTRI AYU NINGSIH File 1. Daftar Isi .pdf - Published Version
Download (204kB)
32. KTI SAPUTRI AYU NINGSIH File 2.Bab I.pdf - Published Version
Download (159kB)
32. KTI SAPUTRI AYU NINGSIH File 3 .Bab II.pdf - Published Version
Download (339kB)
32. KTI SAPUTRI AYU NINGSIH file 4.bab III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (172kB)
32. KTI SAPUTRI AYU NINGSIH File 5 .Bab IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (168kB)
32. KTI SAPUTRI AYU NINGSIH File 6 .Bab V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only
Download (86kB)
32. KTI SAPUTRI AYU NINGSIH File 7 . Daftar Pustaka .pdf - Published Version
Download (884kB)
Abstract
Daun sirih (Piper betle L.) merupakan salah satu tanaman obat yang berkhasiat untuk penyembuhan luka bakar. Luka bakar adalah kerusakan jaringan yang ditimbulkan karena suhu tinggi. Daun sirih ini diketahui mengandung tanin, saponin dan flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pada konsentrasi berapakah sediaan gel dan emulgel ekstrak daun sirih mempunyai efek yang hampir sama dengan bioplacenton sebagai penyembuh luka bakar pada kelinci.
Pada penelitian ini digunakan metode studi literatur yakni dengan pengumpulan data yang diperoleh dikompulasi, dianalisa, disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi literatur. Pencarian data sekunder
dilakukan secara online, yaitu berupa jurnal, buku maupun ebook.
Hasil penelitian pada literatur I menunjukkan bahwa gel ekstrak daun sirih pada konsentrasi 20% dengan persentase penyembuhan 60,83% selama 14 hari memiliki efek penyembuhan paling cepat dan hampir sama dengan efek bioplacenton untuk luka bakar pada kelinci, dan hasil penelitian pada Literatur II menunjukkan bahwa emulgel ekstrak daun sirih pada konsentrasi 45% dengan persentase penyembuhan 99,1% selama 14 hari yang memiliki efek penyembuhan paling cepat dan hampir sama dengan efek bioplacenton untuk luka bakar pada kelinci.
Dapat disimpulkan dari hasil penelitian dua literatur diatas sediaan emulgel ekstrak daun sirih pada konsentrasi 45% yang memiliki kemampuan penyembuhan yang paling efektif dan hampir sama dengan efek biopalcenton untuk luka bakar pada kelinci.
Kata Kunci : Ekstrak daun sirih, Luka Bakar, Kelinci.
Referensi : 42 (1979-2019)
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan/Prodi Farmasi Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Farmasi |
| Depositing User: | Basariah Basariah Basariah |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 03:26 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 03:26 |
| URI: | https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5200 |
