IDENTIFIKASI PARASIT Entamoeba histolytica PADA LALAT DI 2 PASAR TRADISIONAL PEMATANGSIANTAR

Hasibuan, Grecylia (2023) IDENTIFIKASI PARASIT Entamoeba histolytica PADA LALAT DI 2 PASAR TRADISIONAL PEMATANGSIANTAR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Medan.

[thumbnail of COVER & ABSTRAK] Text (COVER & ABSTRAK)
COVER & ABSTRAK.pdf - Published Version

Download (860kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (169kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II.pdf - Published Version

Download (349kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (282kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (248kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (84kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN] Text (DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN)
DAFTAR PUSTAKA & LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Entamoeba histolytica adalah parasit penyebab amebiasis dan merupakan
salah satu dari tiga parasit penyebab kematian di seluruh dunia. Salah satu agen
yang dapat menularkan parasit E.histolytica tersebut secara mekanis yaitu lalat.
Lalat umumnya hidup dan berkembangbiak di lingkungan yang kotor seperti pasar
tradisional. Pasar tradisional atau pasar rakyat merupakan salah satu tempat yang
digemari oleh lalat dikarenakan pasar tradisional umumnya kotor dan terdapat
berbagai macam bau busuk serta banyak ativitas manusia yang menuntun lalat
untuk mencari makan ditempat tersebut dikarenakan daya tarik lalat pada
lingkungan kotor dan bau yang berasal dari padatnya aktivitas manusia. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya Entamoeba histolytica pada
tubuh lalat yang ditemukan di 2 pasar tradisional Pematangsiantar dan berapa
persentase lalat yang terdapat E.histolytica pada tubuhnya. Penelitian ini
dilakukan di 2 pasar tradisional Pematangsiantar yaitu pasar Horas dan pasar
Parluasan. Metode yang digunakan dalam pemeriksaan yaitu metode sedimentasi
dengan jumlah sampel yang digunakan yaitu sebanyak 55 ekor lalat yang
ditangkap di pasar Horas dan 45 lalat di pasar Parluasan dengan total keseluruhan
100 ekor lalat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif secara
deskriptif dengan teknik pengambilan sampel berdasarkan accidental sampling
dan rumus Lemeshow. Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 100 sampel lalat
didapat 3 lalat jenis Chrysomya positif terdapat kista E.histolytica. Kesimpulan
penelitian ini yaitu ditemukannya E.histolytica pada lalat dengan persentase
sebesar 3%. Hal tersebut dikarenakan kurangnya kebersihan lingkungan pada
kedua pasar tersebut, yang mengakibatkan hidup dan berkembang biaknya parasit
E.histolytica dan lalat. Saran pada penelitian ini yaitu agar masyarakat lebih
memperhatikan kebersihan diri maupun lingkungan sekitarnya.
Kata kunci : Entamoeba histolytica, lalat, pasar tradisional

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: Jurusan/Prodi TLM Kemenkes Poltekkes Medan > KTI Mahasiswa Jurusan D3 Teknologi Laboratorium Medis
Depositing User: Hermawani Syafriani Matondang
Date Deposited: 04 Mar 2026 01:54
Last Modified: 04 Mar 2026 01:54
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5481

Actions (login required)

View Item
View Item