PENERAPAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK UNTUK MENCEGAH RESIKO PENURUNAN CURAH JANTUNG PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KILOMETER 11 TAHUN 2025

Sinaga, Lija (2025) PENERAPAN TERAPI RELAKSASI AUTOGENIK UNTUK MENCEGAH RESIKO PENURUNAN CURAH JANTUNG PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KILOMETER 11 TAHUN 2025. Diploma thesis, POLTEKKES KEMENKES MEDAN.

[thumbnail of Cover] Text (Cover)
LIJA SINAGA_COVER...pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Bab 1] Text (Bab 1)
LIJA SINAGA_BAB I.pdf

Download (232kB)
[thumbnail of Bab 2] Text (Bab 2)
LIJA SINAGA_BAB II.pdf

Download (359kB)
[thumbnail of Bab 3] Text (Bab 3)
LIJA SINAGA_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (232kB)
[thumbnail of Bab 4] Text (Bab 4)
LIJA SINAGA_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (405kB)
[thumbnail of Bab 5] Text (Bab 5)
LIJA SINAGA_BAB V.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
LIJA SINAGA_Daftar Pustaka & Lampiran.pdf

Download (5MB)

Abstract

Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi
pada lansia dimana tekanan darah diatas batas normal yaitu 140/90 mmHg. Salah
satu masalah umum pada lansia dengan hipertensi adalah resiko penurunan curah
jantung. Terapi relaksasi autogenik diketahui efektif dalam mencegah resiko
penurunan curah jantung. Menurut WHO (2023) sekitar 1,28 miliar didunia
mengalami hipertensi, di Indonesia 8,6 % (2023), Sumatera Utara 4,7 %, Dairi
6,89 % dan 1.547 lansia di Puskesmas Kilometer 11.
Tujuan Studi Kasus: Fokus studi kasus ini yaitu untuk menggambarkan penerapan
terapi relaksasi autogenik untuk mencegah resiko penurunan curah jantung pada lansia
dengan hipertensi di Puskesmas Kilometer 11 Tahun 2025.
Metode Studi Kasus: Penelitian ini merupakan studi kasus deskriptif terhadap dua
lansia dengan hipertensi yaitu Tn.P dan Ny.F yang mengalami resiko penurunan curah
jantung. Intervensi terapi relaksasi autogenik dilakukan satu kali sehari selama 7 hari
berturut-turut dengan durasi 20 menit sesuai dengan standar operasional prosedur
(SOP). Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner dan lembar observasi.
Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan tingkat skor 5 menjadi skor 1
berdasarkan kriteria resiko penurunan curah jantung yang dirasakan oleh kedua subjek
setelah dilakukan terapi relaksasi autogenik dari hari pertama sampai hari ketujuh dan
klien menunjukkan kemampuan melakukan terapi relaksasi autogenik secara mandiri.
Kesimpulan dan Saran: Terapi relaksasi autogenik terbukti efektif untuk mencegah
resiko penurunan curah jantung pada lansia dengan hipertensi dan diharapakan klien
mampu melakukan terapi relaksasi autogenik dengan dukungan keluarga dan
dibimbing perawat agar intervensi dilakukan sesuai dengan SOP serta peneliti
selanjutnya mengembangkan terapi relaksasi autogenik.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Jurusan/Prodi Keperawatan Kemenkes Poltekkes Medan > Prodi D3 Keperawatan Dairi > KTI Mahasiswa Prodi D3 Keperawatan Dairi
Depositing User: Rugun Togianur Lingga
Date Deposited: 05 Mar 2026 02:09
Last Modified: 05 Mar 2026 02:09
URI: https://repository.poltekkes-medan.ac.id/id/eprint/5510

Actions (login required)

View Item
View Item